Program Pilah Sampah Mulai Dijalankan Warga
📅 Jumat, 29 Mei 2026, 03:12 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Partisipasi masyarakat menunjukkan tren positif dua pekan terakhir dalam program pilah sampah dari rumah. “Kami melihat respons dan partisipasi masyarakat yang cukup positif di sejumlah wilayah,” jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta, Dudi Gardesi Asikin, Kamis (28/5).
Dia meyakini perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah menjadi fondasi penting untuk mengurangi volume sampah. Jumlah sampah tercampur yang masuk ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) hingga Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang secara bertahap berkurang.
Lebih lanjut, Dudi menjelaskan pada fase awal ini masih berfokus untuk membangun kebiasaan memilah sampah. Tak hanya itu, dia juga memastikan sistem pemilahan sampah berjalan secara konsisten hingga petugas pengangkutan.
“Sesuai dengan time line pelaksanaan. Periode Mei hingga Juni masih difokuskan pada tahap sosialisasi, edukasi, serta penyediaan sarana prasarana pendukung pemilahan sampah, jelas Dudi.
Setelah tahapan tersebut dijalankan, implementasi pemilahan sampah akan diperluas dan diperkuat secara bertahap di masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
“DLH Jakarta akan terus memantau dan evaluasi secara berkala terhadap pengurangan timbunan sampah di tingkat hulu seiring pelaksanaan program di masyarakat, kawasan, maupun sektor usaha,” jelas Dudi.
Sementara itu, Warga RT 11 RW 07 Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan mengembangkan alat pengolahan sampah plastik berbasis teknologi sederhana untuk meningkatkan nilai ekonomi sampah rumah tangga.
“Kita ubah menjadi sesuatu yang mengasyikkan agar orang itu buang sampah minimal nanti kita ubah menjadi berkah, menjadi cuan,” kata Ketua RT 11 RW 07 Gandaria Utara Imam Basori kepada wartawan di Jakarta, Rabu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Imam mengatakan program tersebut bertujuan mengubah kebiasaan membuang sampah sembarangan menjadi aktivitas yang bernilai manfaat bagi masyarakat.
a menerangkan pengelolaan sampah dilakukan melalui kolaborasi dengan pengepul dan instansi lingkungan hidup agar sampah yang dikumpulkan dapat diproduksi kembali menjadi barang bermanfaat. Ant/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!