Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rorotan Hanya Terima 1.000 Ton Sampah Sehari

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 03:15 WIB | Oleh:
Rorotan Hanya Terima 1.000 Ton Sampah Sehari Doc: Koran Jakarta/Wahyu AP
Ket. Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono (kedua kanan) bersama President Director Nestle Indonesia Georgios Badaro (ketiga kiri) melihat proses pemilahan sampah di TPS3R Sinergi Bersih, Jalan Joe, Lenteng Agung, Jakarta, Kamis (27/11).

JAKARTA -  Pemprov Jakarta memperhatikan protes dan keluhan warga seputar tempat pengolahan sampah Rorotan, Jakarta Utara, dengan menetapkan tiap hari hanya mengizinkan setoran sampah 1.000 ton. “Jadi, untuk sementara 1.000 ton dulu ke RDF Plant Rorotan,” jelas Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jakarta, Dudi Gardesi, Kamis (27/11).

Refuse, derived, and fuel(RDF) Plant Rorotan telah diprotes warga karena bau dan ceceran sampah. Menurut Dudi, penetapan seribu ton sehari adalah hasil rapat pimpinan bersama Gubernur Jakarta, Pramono Anung.

Dudi menegaskan, pembatasan terkait jumlah sampah yang diangkut truk, bukan kapasitas pengelolaan RDF. Dia akan memperbaiki sistem angkut secara bertahap.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH   Jakarta, Fahmi Hermawan, menambahkan, transportasi sempat ditentang warga lantaran baunya mengganggu. Truk-truk sampah yang lewat menimbulkan bau. Itu yang diprotes warga. Maka, dikurangi angkutannya, dari 2.500 ton, sementara 1.000 ton sehari.

DLH  Jakarta telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk mengatasi keluhan masyarakat terkait bau sampah dalam uji coba operasional RDF Plant Rorotan.

Sebelumnya, 20 anak yang berdomisili di RT 18 Cakung Timur sakit diduga karena dampak uji coba operasional RDF Plant Rorotan yang mencemari udara sekitar kawasan ­tersebut.

Puskesmas Cakung melayani 11 pasien yang terdampak RDF Rorotan. Keluhan yang dialami pasien meliputi batuk pilek dan demam.

Bangun 7 TPS

Untuk mengurangi sampah, Jakarta akan membangun tujuh lagi Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) berkonsep mengurangi (reduce), menggunakan kembali (reuse) dan mendaur ulang (recycle) atau 3R. “Empat TPST3R itu akan dibangun tahun ini juga,” kata Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dudi Gardesi.

Dudi menyatakan, pembangunan TPST menggunakan APBD Jakarta maupun tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).

Dengan adanya 4 TPST lagi diharapkan bisa cepat menyelesaikan permasalahan sampah Jakarta. Menurut Fahmi Hermawan, Jakarta baru memiliki 20 TPST3R.

Sedangkan empat yang baru, dibangun di Jakarta Barat (3) dan Jakarta Selatan (1). Rinciannya, Tanah Sareal Tambora, Kalideres, dan Duri Kosambi Cengkareng. Kemudian satu di Menteng Atas, Setiabudi yang ditargetkan rampung Desember ini. Setelah empat, akan dibangun tiga lagi di Waduk Brigif (Jagakarsa), Kramat Pela (Kebayoran Baru) dan Kemang Utara 9 (Mampang Prapatan). Sebelumnya, Gubernur Jakarta Pramono Anung pernah menyebut, Jakarta menghasilkan sekitar 8.000 ton sampah perhari. 

Dudi optimis pembangunan TPS3R di Jakarta berjalan baik. Apalagi dengan peresmian TPS3R Lenteng Agung, sampah mampu diolah sendiri, tanpa harus dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, Kota Bekasi. “Kita menyempurnakan terus sistemnya. Nantinya, sampah tidak perlu dikirim ke Bentar Gebang,” harap Budi.

Dinas Lingkungan Hidup optimis dengan adanya kepercayaan untuk membangun tempat pengolahan sampah bisa berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.