Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bandung Selatan Punya Potensi Wisata, Infrastruktur Jadi PR Utama

📅 Kamis, 28 Mei 2026, 21:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bandung Selatan Punya Potensi Wisata, Infrastruktur Jadi PR Utama Doc: ANTARA/ Ilham Nugraha.
Ket. Ilustrasi-Sejumlah wisatawan mengunjungi Kawah Putih di Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

BANDUNG – Infrastruktur jadi salah satu faktor penting supaya destinasi wisata bisa berkembang dan makin ramai dikunjungi.

Akses jalan yang bagus, transportasi yang mudah, fasilitas umum yang memadai, hingga jaringan internet yang lancar bikin wisatawan merasa lebih nyaman saat datang ke suatu daerah.

Bukan cuma menarik lebih banyak pengunjung, pembangunan infrastruktur juga membantu pelaku usaha lokal seperti penginapan, kuliner, dan UMKM ikut berkembang.

Karena itu, banyak daerah mulai fokus membenahi infrastruktur agar potensi wisata yang dimiliki bisa lebih maksimal dan mampu bersaing dengan destinasi lain.

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Iswara, menilai penguatan infrastruktur, terutama akses jalan, menjadi faktor utama dalam pengembangan sektor pariwisata di Bandung selatan yang terus mencatat lonjakan kunjungan wisatawan.

Ia menyebut kawasan Bandung Selatan yang meliputi Ciwidey, Pangalengan, serta Gunung Puntang menjadi destinasi favorit wisatawan, terutama saat akhir pekan dan musim libur panjang.

“Bandung Selatan ini sudah sangat luar biasa. Kita ada Ciwidey, ada Pangalengan, ada Gunung Puntang, yang kurang itu kan infrastrukturnya," katanya di Bandung, Jabar, Kamis (28/5).

Ia menilai tingginya mobilitas wisata tersebut menunjukkan perlunya peningkatan infrastruktur untuk mengurangi kepadatan arus kendaraan, khususnya pada jalur utama Soreang Ciwidey yang menjadi akses utama wisatawan.

Iswara mengungkapkan pemerintah daerah bersama pemerintah pusat telah membahas rencana peningkatan konektivitas, termasuk opsi pembangunan jalan tol serta pelebaran jalan provinsi menuju kawasan wisata.

"Kita bisa melihat sendiri, saat libur perjalanan menuju kawasan ini bisa memakan waktu hingga 10 jam. Karena itu, kami sudah berbicara dengan pemerintah mengenai rencana pembangunan jalan tol dari Soreang menuju Ciwidey," jelasnya.

Ia menambahkan, tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, potensi ekonomi dari sektor pariwisata yang mencakup pergerakan UMKM, transportasi, dan akomodasi tidak akan optimal.

Kawasan Bandung selatan juga memiliki keterkaitan dengan wilayah selatan Jawa Barat lainnya seperti Garut dan Tasikmalaya, yang berpotensi membentuk koridor wisata regional yang lebih terintegrasi.

"Jalan-jalan sudah semakin mantap, mulus, dan infrastruktur dasar sudah baik. Tinggal bagaimana kita memberdayakan seluruh kawasan tersebut untuk pengembangan pariwisata," tambahnya.

Menurut sejumlah catatan Pemkab Bandung, kunjungan wisatawan ke kawasan Bandung selatan dalam beberapa tahun terakhir juga terus meningkat signifikan, dari sekitar 2 juta pengunjung pada 2020 menjadi sekitar 7 juta wisatawan pada 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Daftar Produk Usang Apple, Ada iPhone X dan MacBook Pro 15, Siap-siap Sulit Layanan Perbaikan!
    Preview komentar:
    Kami pakai Apple bukan utk diperbaiki, rusak buang, ...
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
Nasional
Viral Modus Foto AI, Pria M...

Korban Tewas Tembus 2.100, Ebola Kongo Meluas ke Provinsi Keenam

5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Korban Tewas Tembus 2.100, ...
Bukan Asal Hitung! Tujuh Dikurangi Tiga, Target Emas dari Nomor yang Tak Dipertandingkan

Bukan Asal Hitung! Tujuh Dikurangi Tiga, Target Emas dari Nomor yang Tak Dipertandingkan

14 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.