Para Kontributor Pendidikan Menerima Apresiasi dari Mendikdasmen
📅 Rabu, 27 Mei 2026, 07:24 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Berbagai pihak telah berkontribusi dalam meningkatkan mutu Pendidikan di Indonesia. Untuk itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengapresiasi kontribusi mereka yang berperan aktif dalam membangun nilai-nilai pendidikan Indonesia sehingga bermutu.
Dalam acara Malam Syukuran Hardiknas 2026 yang digelar di Jakarta, Senin (25/5), Abdul Mu'ti berterima kasih kepada semua pihak atas dukungan kepada Kemendikdasmen selama dia menjabat hingga kini.
"Sesuai dengan Asta Cita Bapak Presiden yang keempat dan juga sesuai dengan visi Pendidikan Bermutu Untuk Semua Melalui Partisipasi Semesta, kami tentu saja merasa sangat terbantu dengan kiprah, inisiatif serta kreativitas bapak-ibu sekalian dan juga para wartawan, para guru dan penyelenggara pendidikan, yang selama ini telah bersama-sama dengan kami secara bertahap mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” kata Mu'ti dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.
Dia juga menyampaikan capaiannya selama 19 bulan memimpin kementerian itu, di mana kini ia telah meletakkan fondasi menuju pendidikan bermutu untuk semua. Di antaranya ialah revitalisasi untuk 16.167 satuan pendidikan dan 288.865 Interactive Flat Panel (IFP) di seluruh Indonesia sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Kemudian, dari infrastruktur pedagogis, Mu’ti mengatakan pada tahun 2025 Kemendikdasmen telah memberikan bantuan untuk 12.500 guru mengikuti studi S1 dengan sistem rekognisi pembelajaran lampau dan beasiswa senilai Rp3 juta per semester untuk masing-masing guru.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pada tahun ini, sertifikasi bagi guru non-ASN tunjangannya kami tingkatkan dari Rp 1.500.000 menjadi Rp 2.000.000. Lalu, guru ASN tunjangannya diberikan sebesar gaji pokok, dengan transfer setiap bulan langsung ke rekening masing-masing guru. Juga, insentif untuk guru non-ASN yang belum mendapatkan tunjangan sertifikasi sebesar 400.000 setiap bulan," jelasnya.
Dari infrastruktur budaya, dia mengatakan Kemendikdasmen telah mengeluarkan berbagai kebijakan guna memperkuat pendidikan karakter murid, di antaranya adalah Tujuh Kebiasaan Indonesia Hebat, Program Pagi Ceria, dan Program Upacara Bendera.
Selain itu, ada pula program yang berkaitan dengan upaya penguatan pendidikan untuk anak-anak taman kanak-kanak serta wajib belajar 13 tahun bagi anak-anak taman kanak-kanak sampai tingkat SMA atau sederajat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikdasmen Suharti menuturkan Malam Tasyakuran Hardiknas 2026 menjadi momen reflektif dan silaturahim bagi seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan.
"Acara ini adalah penutup Bulan Pendidikan, yang merupakan rangkaian acara Peringatan Hardiknas 2026 pada 2 Mei 2026, dengan tujuan memberikan apresiasi atas kontribusi berbagai pihak dalam mewujudkan pendidikan Indonesia inklusif dan berkeadilan," kata Suharti.
Dalam acara itu, 97 penghargaan diserahkan kepada penerima yang terdiri atas berbagai kategori sebagai apresiasi terhadap pihak-pihak yang mendukung program Kemendikdasmen, seperti Revitalisasi Sekolah, Digitalisasi Pembelajaran, Penyelenggaraan Senam Anak Indonesia Hebat, serta penghargaan lifetime achievement kepada tokoh pendidikan maupun mantan menteri pendidikan Abdul Malik Fadjar atas dedikasi pada dunia pendidikan Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!