Amerika Serikat Dibayangi Tekanan Besar di Grup D Piala Dunia 2026
📅 Rabu, 27 Mei 2026, 06:10 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraLOS, ANGELES, AMERIKA SERIKAT — Tim nasional Amerika Serikat memasuki Grup D Piala Dunia 2026 dengan tekanan besar dan banyak hal yang harus dibuktikan setelah menjalani persiapan yang jauh dari meyakinkan.
Dua laga uji coba terakhir menghadirkan alarm serius bagi skuad asuhan Mauricio Pochettino. Amerika Serikat dihajar Belgia 2-5 pada Maret lalu sebelum kembali tumbang 0-2 dari Portugal dalam penampilan yang dianggap belum menunjukkan kualitas sebagai calon penantang serius di turnamen.
Hasil tersebut menjadi tamparan keras bagi Pochettino yang masih berupaya menemukan formula terbaik sejak mengambil alih tim pada 2024. Setelah sempat bereksperimen dengan banyak pemain pada awal masa kepelatihannya, mantan pelatih Paris Saint-Germain dan Chelsea itu kini mulai mengandalkan tulang punggung berpengalaman yang bermain di Eropa.
Nama-nama seperti Christian Pulisic dari AC Milan, Weston McKennie dari Juventus, serta Tyler Adams yang membela Bournemouth menjadi andalan utama.
Selain itu, Amerika juga memiliki sejumlah pemain ofensif yang diharapkan mampu membuat perbedaan, termasuk Tim Weah dari Marseille, striker Folarin Balogun dari AS Monaco, serta penyerang tajam Haji Wright yang tampil impresif bersama Coventry City dan sukses membawa klubnya promosi ke Liga Primer Inggris.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di atas kertas, Amerika Serikat tetap difavoritkan lolos dari Grup D yang juga dihuni Paraguay, Australia, dan Turkey. Kemenangan uji coba atas Paraguay dan Australia tahun lalu menjadi modal optimisme untuk kembali menembus fase gugur, setelah mencapai babak 16 besar pada edisi 2010, 2014, dan 2022.
Paraguay akan menjadi lawan pertama Amerika Serikat saat kedua tim bertemu di SoFi Stadium pada 12 Juni.
Paraguay kembali tampil di Piala Dunia setelah absen selama 16 tahun. Tim Amerika Selatan itu lolos dengan performa impresif di kualifikasi dan bahkan mengakhiri fase tersebut dengan poin setara Brasil, Ekuador, dan Kolombia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kebangkitan Paraguay tidak lepas dari sentuhan pelatih Argentina Gustavo Alfaro yang mengambil alih tim setelah kegagalan total di Copa America 2024, ketika mereka gagal meraih satu poin pun.
Di bawah Alfaro, Paraguay tampil solid dengan mengumpulkan 24 poin dari kemungkinan 36 poin di kualifikasi, termasuk kemenangan penting 2-1 atas juara dunia Argentina.
Sementara itu, Australia memastikan tiket ke Piala Dunia keenam secara beruntun setelah finis sebagai runner-up Grup C zona Asia di belakang Jepang.
Kehadiran Tony Popovic menggantikan Graham Arnold di tengah kualifikasi terbukti membawa dampak positif. Salah satu hasil terbaik mereka adalah kemenangan 1-0 atas Jepang tahun lalu.
Australia berharap mampu mengulang pencapaian generasi 2022 yang sukses mencapai babak 16 besar dan sempat merepotkan Argentina sebelum kalah tipis 1-2.
Dari seluruh pesaing di Grup D, Turki dipandang sebagai ancaman paling serius bagi Amerika Serikat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!