Perjalanan Cahaya Manthovani Membangun Creative Movement Berbasis Dampak Sosial
📅 Sabtu, 23 Mei 2026, 16:02 WIB | Oleh: Haryo BronoCahaya juga menjadi sosok di balik penyelenggaraan Inklusiland yang digelar dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional. Acara tersebut menghadirkan ruang inklusif yang mempertemukan komunitas, keluarga, pelaku kreatif, hingga masyarakat umum.
Pengalaman internasional turut mewarnai perjalanan kariernya. Cahaya pernah bertugas sebagai CDM ASEAN Youth Paragames 2025 di Dubai. Dalam ajang tersebut, kontingen Indonesia berhasil meraih total 59 medali, terdiri atas 23 emas, 23 perak, dan 13 perunggu.
Bagi Cahaya, keberhasilan sebuah program tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi. Ia menilai kerja sama lintas sektor menjadi fondasi penting untuk memperluas dampak sosial dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Kita hidup di dunia ini bersama individu lainnya. Peradaban dunia tidak akan berubah tanpa kerja sama dengan sesama,” ungkapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga menekankan pentingnya membuka diri untuk belajar dan berkolaborasi dengan banyak pihak, terutama di tengah besarnya potensi sumber daya manusia Indonesia.
“Indonesia merupakan salah satu negara dengan populasi paling banyak di dunia. Beragam isinya, dan juga banyak sekali orang-orang kompeten di bidangnya masing-masing. Saya selalu membuka diri untuk belajar dengan berkolaborasi bersama,” katanya.
Di balik berbagai pencapaian tersebut, Cahaya mengakui dirinya kerap menghadapi tantangan karena penampilannya yang dianggap terlalu muda.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Tantangan terbesar adalah first impression orang-orang terhadap saya. Sebagai perempuan dengan wajah yang terlihat sangat lebih muda dari umur saya, semua orang selalu mengira saya bocah SMP, SMA, atau kuliah,” papar Cahaya.
Namun, ia memilih menjadikan pandangan tersebut sebagai motivasi untuk membuktikan kualitas kerja dan komitmennya.
“Dengan berjalan waktu, mereka akan mengungkapkan intensi di belakang, dan saat itulah saya mulai memperlihatkan ketegasan, ketelitian, tegak lurus dan komitmen terhadap misi dan tujuan pekerjaan saya menuju kesuksesan,” tambahnya.
Konsistensinya di industri kreatif dan kegiatan sosial membawanya menerima sejumlah penghargaan, di antaranya Puspa Nawasena dalam Anugerah Puspa Bangsa 2025 yang digelar Kompas TV serta penghargaan The Inspiring Woman dari Robb Report Indonesia.
Di tengah kesibukannya memimpin berbagai proyek kreatif, Cahaya terus mendorong anak muda Indonesia untuk berani mengembangkan diri dan meningkatkan kapasitas pribadi.
“Harus sering belajar, sering berlatih skills apa pun yang diminati, sering membaca buku atau berita dan memahaminya,” lanjutnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!