Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Teluk Triton dan Pegunungan Arfak Dipoles Jadi Magnet Wisata di Papua Barat

📅 Jumat, 22 Mei 2026, 22:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Teluk Triton dan Pegunungan Arfak Dipoles Jadi Magnet Wisata di Papua Barat Doc: ANTARA/ Virna Puspa Setyorini
Ket. Arsip foto - Pemandangan Teluk Triton berlatar kars menjulang di Kaimana, Papua Barat.

MANOKWARI – Pengembangan destinasi pariwisata tidak hanya bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga menjadi strategi untuk menggerakkan ekonomi daerah dan membuka lapangan kerja baru.

Pengelolaan destinasi yang terintegrasi dapat mendorong pertumbuhan sektor pendukung seperti UMKM, transportasi, perhotelan, hingga ekonomi kreatif.

Namun, keberhasilan pengembangan pariwisata sangat bergantung pada kualitas infrastruktur, promosi yang tepat sasaran, serta kemampuan menjaga keberlanjutan lingkungan dan budaya lokal.

Tanpa pengelolaan yang seimbang, peningkatan aktivitas wisata justru berisiko menimbulkan tekanan terhadap ekosistem dan kualitas kawasan wisata itu sendiri.

Pemerintah Provinsi Papua Barat memprioritaskan pengembangan dua destinasi pariwisata yaitu kawasan Teluk Triton dan Pegunungan Arfak sebagai upaya untuk memperkuat daya saing sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata Papua Barat Jafar Werfete di Manokwari, Jumat (22/5), mengatakan pengembangan dua destinasi tersebut telah diakomodasi ke dalam dokumen rencana induk pembangunan pariwisata provinsi (riparprov) yang sedang dibahas bersama pihak legislator.

"Dua destinasi itu juga masuk dalam dokumen RPJMN (rencana pembangunan jangka menengah nasional)," kata Jafar.

Menurut dia, pengembangan kawasan wisata bahari Teluk Triton di Kabupaten Kaimana maupun wisata alam di Pegunungan Arfak yang memiliki kekayaan keanekaragaman hayati, wajib memperhatikan konsep utama 3A yakni atraksi, aksesibilitas, dan amenitas.

Penerapan konsep 3A merupakan hal yang sangat penting karena pembangunan sektor pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat secara berkelanjutan.

"Tidak hanya destinasinya yang dibangun, tetapi bagaimana pemerintah menyiapkan masyarakat lokal agar bisa mengambil peran aktif sebagai penerima manfaat," ujar dia.

Jafar menjelaskan bahwa konsep atraksi menjadi unsur utama untuk menarik minat kunjungan wisatawan ke wilayah Papua Barat, sedangkan aksesibilitas berkaitan dengan kemudahan transportasi dan konektivitas menuju ke dua lokasi wisata tersebut.

Kemudian konsep amenitas mencakup ketersediaan fasilitas penunjang seperti penginapan, restoran, layanan telekomunikasi, hingga sarana kebersihan guna mendukung daya saing destinasi wisata serta meningkatkan kenyamanan bagi seluruh wisatawan.

"Kalau dari sisi atraksi, Papua Barat punya kekayaan alam, budaya, adat istiadat, tarian dan lainnya. Hanya aksesibilitas dan amenitas ini yang perlu kerja maksimal," kata Jafar.

Dia menilai pembangunan kawasan pariwisata terintegrasi Teluk Triton dan Pegunungan Arfak akan memberikan efek positif terhadap potensi wisata lainnya seperti, Taman Nasional Teluk Cendrawasih di Teluk Wondama, kemudian Fakfak, Teluk Bintuni, serta Manokwari Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Iran: Lalu Lintas Selat Hor...

Rupiah Masih Tertekan, 19 Juni 2026

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Masih Tertekan, 19 J...
Daerah
Warga Manfaatkan Sisa Mater...
Nasional
Hujan Diramalkan Bakal Turu...
Rona
Waow… Inul Bicara Transfo...

Empat Pendaki Gunung Semeru Ditangkap, Ada Apa

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Empat Pendaki Gunung Semeru...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.