Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indodana Fintech Dorong Literasi Keuangan Mahasiswa Lewat Program Pindar Mengajar

📅 Jumat, 22 Mei 2026, 17:45 WIB | Oleh:
Indodana Fintech Dorong Literasi Keuangan Mahasiswa Lewat Program Pindar Mengajar Doc: Indodana Fintech
Ket. Compliance Assistant Manager Indodana Fintech, dalam acara ‘Pindar Mengajar’ di UPN Veteran Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat (22/5). Bersama AFPI perusahaan ini menggelar program tersebut untuk meningkatkan literasi keuangan digital dan pengelolaan finansial mahasiswa.

JAKARTA— Indodana Fintech memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan inklusi dan literasi keuangan nasional melalui program edukasi berkelanjutan bertajuk “Pindar Mengajar: Cerdas Mengelola, Bijak Bertransaksi”. Program ini digelar bekerja sama dengan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN Veteran Yogyakarta, pada hari Jumat (22/5/2026).

Kegiatan tersebut ditujukan untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang bijak di tengah pesatnya perkembangan teknologi finansial. Dalam sesi edukasi, peserta diajak memahami pentingnya penggunaan layanan keuangan digital secara bertanggung jawab sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap risiko perilaku konsumtif.

Indodana Fintech menilai masih terdapat kesenjangan antara tingginya pemahaman teori keuangan di kalangan mahasiswa dengan praktik penggunaan layanan finansial digital dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, mahasiswa didorong agar lebih cermat membedakan kebutuhan produktif dan gaya hidup konsumtif.

Compliance Assistant Manager Indodana Fintech, Muhammad Wildan Fadhillah, mengatakan literasi digital menjadi kunci agar generasi muda dapat memanfaatkan teknologi finansial secara optimal untuk menunjang produktivitas.

“Di masa perkuliahan, teknologi finansial harus dilihat sebagai alat pemberdayaan untuk mendukung kemandirian, mulai dari pengelolaan keuangan harian hingga akses modal untuk mulai berwirausaha. Namun, sebagai pengguna yang cerdas, mahasiswa wajib mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan memastikan setiap layanan digital yang digunakan telah berizin dan diawasi oleh OJK,” ujar Wildan, melalui keterangannya pada hari Jumat (22/5).

Menurut dia, edukasi finansial penting dilakukan sejak dini agar mahasiswa mampu mengambil keputusan keuangan secara tepat dan terhindar dari penggunaan layanan keuangan ilegal. Melalui program “Pindar Mengajar”, akan terus memperluas edukasi kepada generasi muda guna meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang sehat dan pemanfaatan teknologi finansial secara bijak.

Indodana Fintech merupakan platform layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi milik PT Artha Dana Teknologi yang berdiri sejak 2017. Perusahaan ini telah memperoleh izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan pada 19 Mei 2020 dengan nomor izin KEP-15/D.05/2020.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.