Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

78 Koperasi Desa Merah Putih di Lebak Sudah Beroperasi, Dorong Ekonomi Berbasis Potensi Lokal.

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 09:25 WIB | Oleh:
78 Koperasi Desa Merah Putih di Lebak Sudah Beroperasi, Dorong Ekonomi Berbasis Potensi Lokal. Doc: Antara Foto
Ket. Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Jatimulya Rangkasbitung Kabupaten Lebak telah beroperasi melayani transaksi penjualan sembilan bahan pokok atau sembako.

Sebanyak 78 dari 344 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Lebak, Banten telah beroperasi melaksanakan kegiatan aneka usaha masyarakat berbasis potensi lokal.

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak Imam Suangsa di Lebak, Rabu, mengatakan pemerintah daerah mendorong usaha aneka koperasi dapat tumbuh dan berkembang, sehingga meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat pedesaan.

Kehadiran KDMP itu dipastikan anggotanya sebagai pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan bisa ditampung produksinya di kios sembako.

Produksi UMKM itu kebanyakan jenis makanan camilan, seperti keripik stik ubi, singkong, bahwal, rempeyek ikan, stik bawang, rempeyek tempe, pisang sale, kembang goyang,roti, kentang goreng dan lainnya.

Selain itu juga potensi lokal lainnya, seperti hasil komoditas perkebunan , pertanian, peternakan dan perikanan di antaranya produksi gula aren dari bahan baku pohon aren juga kaceprek dari pohon melinjo.

Begitu juga produksi bakso ikan, kerupuk ikan, abon ikan, bolu ikan dari perikanan tawar dan tangkap.

"Produksi UMKM bisa memenuhi gerai koperasi, sehingga menggulirkan perputaran uang di desa itu," katanya menjelaskan.

Menurut dia, perkembangan usaha KDMP yang beroperasi itu relatif baik dengan membuka tujuh unit usaha antara lain kantor koperasi, dan kios pengadaan sembako juga kios simpan pinjam.

Selain itu juga klinik kesehatan desa/kelurahan, apotek desa atau kelurahan, sistem pergudangan atau cold storage, dan sarana logistik.

Namun demikian, KDMP yang beroperasi itu mandiri dari anggota melalui dana wajib simpanan pokok dan simpanan wajib per bulan.

"Semua KDMP itu belum menerima penyertaan modal dari PT Agrinas Nusantara Pangan," katanya menjelaskan.

Ketua KDMP Desa Pondok Panjang Kabupaten Lebak Aep Saepudin mengatakan saat ini kondisi usaha yang dikembangkan koperasi itu berbasis potensi lokal yang ada di desa setempat.

Dimana anggota koperasi di sini sebanyak 294 orang dan sebagian besar UMKM produksi usaha emping kaceprek, gula aren, sale pisang dan bakso ikan.

Produksi gula aren dari bahan baku pohon aren juga kaceprek dipasok ke sejumlah daerah di Banten hingga mampu menggulirkan perputaran uang Rp400 juta per bulan jika dikalkulasikan Rp40 ribu per kg dari produksi 10 ton per bulan itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.