Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

3 Pekerja Tewas Keracunan Gas di Palka Kapal Tongkang, Ini Kronologi Kejadiannya!

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 17:58 WIB | Oleh:
3 Pekerja Tewas Keracunan Gas di Palka Kapal Tongkang, Ini Kronologi Kejadiannya! Doc: ANTARA/HO/Humas Basarnas Jambi
Ket. Tim SAR melakukan evakuasi pekerja di dalama palka kapal tongkang di Sungai Batanghari, Jambi, Rabu (20/5).

JAMBI - Tim Search and Rescue (SAR) Jambi mengevakuasi tiga pekerja yang meninggal dunia akibat keracunan gas di palka kapal tongkang KM TS Daya Niaso yang sedang perbaikan di pinggir Sungai Batanghari, Jambi.

"Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi menggelar operasi penyelamatan terhadap tiga pekerja yang diduga keracunan gas di dalam palka tongkang KM TS Daya Niaso," kata Juru Bicara Basarnas Jambi M Luthfi di Jambi, Rabu (20/5).

Peristiwa itu terjadi di aliran Sungai Batanghari, kawasan Niaso, Kabupaten Muaro Jambi. Ketiga korban yang tengah dievakuasi bernama Zulkarnain, Popo, dan Rudiansyah. Semua korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi.

"Mereka diduga mengalami keracunan gas berbahaya saat melakukan perbaikan di dalam palka kapal," kata dia.

Kronologi kejadian berdasarkan laporan pertama kali diterima petugas siaga pukul 09.15 WIB dari Sani, pemilik tongkang.

Berdasarkan informasi awal, sekitar pukul 08.55 WIB ketiga korban masuk palka untuk bekerja.

Tak lama kemudian, mereka mendadak lemas dan tidak memberi respons dari dalam lambung kapal. Setelah melihat kondisi itu, pemilik kapal langsung meminta bantuan darurat.

Dalam menindaklanjuti laporan, SAR Jambi memberangkatkan satu search rescue unit dengan delapan personel pada pukul 09.35 WIB.

Tim menempuh jalur darat dan air sejauh 13,5 km dari Kantor SAR Jambi, dengan estimasi tiba di lokasi koordinat 1°34'47.99"S-103°37'55.90"E sekitar pukul 10.20 WIB.

Operasi berlangsung di bawah cuaca berawan. Tim SAR gabungan yang terdiri atas personel Kantor SAR Jambi dan warga setempat menggunakan peralatan khusus confined space rescue untuk evakuasi di ruang terbatas dan mengantisipasi gas beracun.

Peralatan yang dikerahkan meliputi rescue car, rigid bouyancy boat untuk mobilitas peralatan lengkap untuk penanganan ruang terbatas, kemudian peralatan medis dan evakuasi, alat komunikasi dan drone thermal untuk memantau situasi visual dan suhu di area palka.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berupaya mengeluarkan ketiga korban dari palka tongkang dan berhasil di evakuasi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
  • Perkuat Kesiapan Awak Kapal, Kemenhub Gelar Workshop Safety Training untuk Hadapi Situasi Darurat
    Langkah sinergis Ditjen Hubla dan manajemen PT PELNI ...
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Film "Lobang Buaya" Segera Hadir, Hanung Bramantyo Ingin Anak Muda Tak Melupakan Sejarah

Film "Lobang Buaya" Segera Hadir, Hanung Bramantyo Ingin Anak Muda Tak Melupakan Sejarah

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.