Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penonton MotoGP Indonesia 2026 Ditargetkan Meningkat 15,7 Persen, Ini Strateginya

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 02:38 WIB | Oleh:
Penonton MotoGP Indonesia 2026 Ditargetkan Meningkat 15,7 Persen, Ini Strateginya Doc: Antara foto
Ket. Lampu Star Sirkuit Pertamina Mandalika Nusa Tenggara Barat di Lombok Tengah, Rabu (5/8).

LOMBOK TENGAH - InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menargetkan penonton MotoGP Indonesia yang digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 9-11 Oktober meningkat 15,7 persen dibanding tahun lalu atau mencapai 145.000 penonton baik itu wisatawan lokal maupun mancanegara.

Direktur Operasi ITDC sekaligus Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia Troy Warokka saat melakukan koordinasi dengan Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja di Mataram, Rabu, menyatakan target tersebut meningkat 15,7 persen dibanding penyelenggaraan tahun sebelumnya yang tercatat dihadiri 140.324 penonton.

Dalam audiensi tersebut, ITDC memaparkan berbagai aspek kesiapan penyelenggaraan, mulai dari pengelolaan kawasan, pengaturan akses dan mobilitas pengunjung, kesiapan operasional lintas fungsi, hingga berbagai aktivasi kawasan yang akan memperkaya pengalaman pengunjung selama penyelenggaraan kegiatan.

"Penguatan koordinasi dilakukan seiring semakin besarnya skala penyelenggaraan MotoGP Indonesia dari tahun ke tahun," katanya.

Troy menambahkan, penyelenggaraan MotoGP Indonesia juga menghasilkan multiplier effect ekonomi nasional sebesar Rp4,96 triliun.

Tidak hanya itu, penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia juga memberi kontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi daerah.

"Hingga tahun 2025, event ini telah mendorong investasi baru senilai Rp713 miliar di Kawasan The Mandalika," katanya.

Ajang MotoGP 2025 bahkan menyerap lebih dari 3.000 tenaga kerja lokal NTB, dengan sekitar 67 persen berasal dari Kabupaten Lombok Tengah, serta melibatkan 202 UMKM kuliner dan kerajinan dan lebih dari 600 UMKM yang beraktivitas di sekitar kawasan sirkuit maupun Kuta Mandalika.

"Selama penyelenggaraan sebelumnya, tingkat hunian hotel mencapai 100 persen di kawasan The Mandalika dan rata-rata 90 persen di Kota Mataram, disertai penambahan 44 penerbangan ekstra menuju Nusa Tenggara Barat untuk mengakomodasi tingginya mobilitas wisatawan," katanya.

Melihat semakin besarnya skala penyelenggaraan dan dampak yang dihasilkan, aspek keamanan menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan event.

Dalam kesempatan itu, Polda NTB memaparkan hasil evaluasi penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2025 sebagai dasar penyempurnaan strategi pengamanan tahun 2026, meliputi penguatan koordinasi lintas instansi, optimalisasi pengamanan kawasan, pengelolaan arus pengunjung, rekayasa lalu lintas, hingga peningkatan kesiapsiagaan operasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Ada Ancaman dari Laut! BMKG...
Nasional
Kabar Duka, Guruh Soekarnop...
Megapolitan
Rano Pastikan Pulau Tidung ...
Advertisement
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.