Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Gabungan Natuna Cari Nelayan Hilang di Pulau Sunyut

📅 Senin, 18 Mei 2026, 16:37 WIB | Oleh:
Tim SAR Gabungan Natuna Cari Nelayan Hilang di Pulau Sunyut Doc: ANTARA/HO-Kantor SAR Natuna
Ket. Proses pencarian korban di Pulau Laut pada Senin (18/5).

NATUNA -- Tim SAR gabungan di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), melakukan operasi pencarian terhadap satu nelayan kepiting yang dilaporkan hilang di Pulau Sunyut.

Kepala Kantor SAR Natuna Abdul Rahman dikonfirmasi dari Natuna, Senin, mengatakan pria itu bernama Ica Kusuma (40). Laporan kehilangan korban diterima pada Senin pagi dari keluarga korban.

Berdasarkan keterangan keluarga, kata dia, korban berangkat ke Pulau Sunyut, Kecamatan Pulau Laut, bersama rekannya bernama Danil pada Ahad (17/5) sekitar pukul 23.00 WIB untuk mencari kepiting.

Sekitar Senin dini hari, lanjut dia, rekannya selesai mencari kepiting dan menunggu di tepian pantai. Karena korban tak kunjung kembali, Danil kembali ke lokasi awal saat mereka berpisah, namun korban juga tidak ada.

"Menurut Danil, korban terakhir terlihat bersama di sekitar Pulau Sunyut pada koordinat 4° 39.678'N 107° 58.130'E. Lokasi tersebut berjarak 4,9 km dengan heading 114° dari Unit Siaga SAR Pulau Laut," ucapnya.

Segera setelah laporan diterima, kata dia, Kantor SAR Natuna segera menurunkan tim menuju lokasi terakhir korban dilaporkan terlihat.

Tim yang dikerahkan terdiri dari unsur Unit Siaga SAR Pulau Laut, Posal Pulau Laut, Polsek Pulau Laut, Koramil Pulau Laut, serta potensi SAR masyarakat. Operasi menggunakan satu LCR (Landing Craft Rubber) dan dibantu pompong masyarakat sekitar.

“Sesuai laporan dari pihak keluarga, tentu kita akan upayakan pencarian secara intensif dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh unsur yang terlibat,” ujarnya

Berdasarkan laporan resmi BMKG, kata dia, cuaca terpantau berawan hingga berpotensi hujan sedang. Kecepatan angin lima knot dari arah barat, tinggi gelombang laut 1,3 meter dan kondisi pasang surut 0,3 meter.

Kantor SAR Natuna mengimbau masyarakat yang beraktivitas di perairan sekitar untuk turut memantau informasi ini dan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar pencarian segera menemukan titik terang dan korban yang dicari dapat terselamatkan,” tutur Abdul Rahman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Dinas Pertanian: Kemarau Pa...
Ekonomi
Rupiah Masih Rentan Melemah...
Daerah
Pemkab Bulungan Gelar GMP, ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.