Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Korea Selatan Turun Tangan, Mogok 47 Ribu Karyawan Samsung Mengancam Ekonomi

📅 Senin, 18 Mei 2026, 16:35 WIB | Oleh: Tim Penulis

Pemerintah memperkirakan kerugian langsung akibat mogok kerja dapat mencapai 1 triliun won atau sekitar 664 juta dolar AS. Nilai kerugian bahkan disebut bisa melonjak hingga 100 triliun won jika gangguan produksi chip memaksa Samsung membuang wafer semikonduktor yang sedang diproses.

Namun, serikat pekerja Samsung membantah dampak mogok akan sebesar itu. Mereka menilai penghentian produksi sebelumnya juga pernah terjadi akibat inspeksi peralatan, perawatan mesin, dan penyesuaian proses produksi.

Serikat pekerja juga menuding pemerintah terlalu fokus pada klaim manajemen dan tidak mempertimbangkan argumentasi dari pihak buruh.

Samsung Electronics sendiri memiliki peran besar terhadap ekonomi Korea Selatan. Perusahaan itu menyumbang sekitar 22,8 persen ekspor nasional dan 26 persen kapitalisasi pasar saham Korea Selatan.

Kantor Presiden Korea Selatan juga menyebut pendapatan Samsung Electronics setara sekitar 12,5 persen produk domestik bruto (PDB) negara tersebut.

Para analis sebelumnya telah mengingatkan tingginya ketergantungan ekonomi Korea Selatan terhadap sejumlah perusahaan besar, termasuk Samsung, dapat meningkatkan risiko volatilitas pasar dan guncangan geopolitik global.

Menteri Keuangan Korea Selatan Koo Yun Cheol pekan lalu juga meminta aksi mogok di Samsung tidak sampai terjadi.

“Samsung Electronics adalah perusahaan penting yang menjadi perhatian dunia,” katanya.

Sementara itu, Chairman Samsung Lee Jae-yong pada Sabtu lalu menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada pelanggan global karena telah menimbulkan “kekhawatiran dan kecemasan”.

Serikat pekerja menyebut lebih dari 47 ribu pekerja berpotensi ikut dalam aksi mogok tersebut.

Mereka juga mengklaim aksi unjuk rasa pada 23 April yang diikuti sekitar 40 ribu pekerja menyebabkan produksi foundry turun 58 persen dan produksi memori Samsung turun 18 persen dalam sehari.

Serikat pekerja memperkirakan mogok kerja selama 18 hari dapat menimbulkan kerugian hingga 30 triliun won atau sekitar 20 miliar dolar AS bagi Samsung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Luar Negeri
Iran Ancam Anggap Musuh Sia...
Luar Negeri
Kanada Balas Tarif Trump, S...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.