Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang. Minta Pesantren Segera Nikmati Program Makan Bergizi Gratis

📅 Jumat, 21 Nov 2025, 14:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang. Minta Pesantren Segera Nikmati Program Makan Bergizi Gratis Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang (kanan) saat menerima kunjungan Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i di Kantor BGN,

 Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang meminta Kementerian Agama (Kemenag) segera mengkoordinasi pesantren-pesantren di berbagai pelosok Tanah Air agar segera menjadi penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG).

Nanik menyampaikan hal tersebut karena saat ini persentase santri yang menerima MBG masih sangat kecil.

"Dari sekitar 11 juta santri dan 1 juta orang pengajar pesantren, baru 2 persen saja yang sudah menjadi penerima manfaat MBG," kata Nanik dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

Selain jumlah santri penerima MBG yang masih sangat sedikit, Nanik juga menyampaikan masukan dari beberapa anggota DPR yang menyoroti masih banyaknya pesantren yang belum mengelola dapur MBG.

"Banyak pesantren besar dengan santri di atas 4.000 ternyata belum punya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)," ujar Nanik.

Nanik menegaskan Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa pesantren adalah salah satu sasaran utama program MBG. Oleh karena itu, Nanik meminta Kemenag segera mendata dan mengkoordinasikan pesantren-pesantren, termasuk di wilayah terpencil.

Untuk pesantren di wilayah terpencil, pemerintah telah memerintahkan bank-bank Himbara untuk membantu pembangunan dapur MBG.

"Kalau untuk daerah terpencil, 100-200 penerima manfaat pun akan dilayani," kata Wakil Kepala BGN bidang Investigasi dan Komunikasi Publik itu.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama (Wamenag), Romo Muhammad Syafi’i menyambut baik imbauan BGN ini. Ia berjanji akan mengumpulkan pesantren-pesantren di daerah agar bisa segera menjadi penerima manfaat dan memiliki dapur jika memang mampu.

"Saya akan undang pesantren-pesantren agar mendapat arahan BGN, sehingga mereka bisa segera menjadi penerima manfaat MBG," kata Romo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.