Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Kirim 47 Ribu Ton Pupuk ke Australia, Perkuat Ketahanan Pangan Asia-Pasifik

📅 Minggu, 17 Mei 2026, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Ia menegaskan penguatan industri pupuk menjadi fondasi penting dalam percepatan program swasembada pangan nasional.

Menurutnya, ketersediaan pupuk yang cukup, harga yang terjangkau, dan distribusi yang cepat menjadi kunci peningkatan produksi pertanian nasional.

Amran juga memastikan pemerintah tetap memprioritaskan kebutuhan pupuk bagi petani di dalam negeri. Ekspor dilakukan karena produksi pupuk nasional berada dalam kondisi surplus sehingga kebutuhan petani Indonesia tetap aman.

Saat ini, produksi urea nasional ditargetkan mencapai 7,8 juta ton, sedangkan kebutuhan domestik sekitar 6,3 juta ton. Dengan demikian, Indonesia masih memiliki surplus sekitar 1,5 juta ton yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pasar ekspor sekaligus mendukung diplomasi pangan nasional.

Menurut Amran, ekspor pupuk ke Australia tidak hanya mencerminkan kekuatan industri pupuk nasional, tetapi juga menandai peran baru Indonesia sebagai mitra strategis dalam menjaga ketahanan pangan global di tengah dinamika geopolitik dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.