Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Dibebaskan dari Penjara

📅 Senin, 11 Mei 2026, 09:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Dibebaskan dari Penjara Doc: AFP
Ket. Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra (kanan) memeluk putrinya Paetongtarn setalah dikeluarkan dari penjara pusat Klong Prem di Bangkok, Senin 911/5).

BANGKOK - Mantan perdana menteri Thailand, Thaksin Shinawatra, dibebaskan dari penjara lebih awal, Senin (11/5), meningkatkan prospek kembalinya tokoh politik berpengaruh tersebut ke publik.

Miliarder telekomunikasi berusia 76 tahun itu telah menjalani hukuman penjara satu tahun karena korupsi sejak September dan akan diwajibkan mengenakan alat pemantau elektronik selama masa percobaan empat bulan.

Thaksin memeluk anggota keluarganya di luar penjara Bangkok tempat ratusan pendukung yang mengenakan kemeja merah berkumpul, beberapa di antaranya meneriakkan "kami mencintai Thaksin", menurut seorang jurnalis AFP di lokasi.

"Saya rasa dia tidak akan meninggalkan dunia politik," kata Janthana Chaidej (70), yang mengambil cuti sehari dari pekerjaannya sebagai juru masak restoran untuk menunjukkan dukungannya.

Thaksin "mungkin akan absen selama beberapa bulan, tetapi dia tidak akan meninggalkan dunia politik," katanya.

Thaksin, yang tersenyum dan melambaikan tangan kepada kerumunan pendukung yang mengenakan pakaian merah, tidak berbicara dengan wartawan di luar penjara sebelum pergi dengan mobil.

Selama dua dekade, mesin politiknya telah menjadi saingan utama elite pro-militer dan pro-kerajaan Thailand, yang memandang citra populisnya sebagai ancaman terhadap tatanan sosial tradisional.

Partai Pheu Thai miliknya dan pendahulunya telah menjadi partai politik paling sukses di negara itu pada abad ke-21. Keluarga Shinawatra menghasilkan empat perdana menteri dan mendapatkan dukungan luas dari penduduk pedesaan.

Namun, Pheu Thai mengalami hasil pemilu terburuk sepanjang sejarahnya pada bulan Februari, merosot ke posisi ketiga dan menimbulkan pertanyaan tentang masa depan dinasti Thaksin.

Namun, masuknya Pheu Thai ke dalam koalisi pemerintahan Perdana Menteri konservatif Anutin Charnvirakul telah membuka kemungkinan kembalinya ia ke kancah politik.

Bagi para pendukung setianya, pembebasan Thaksin "akan memperkuat Pheu Thai dalam jangka pendek karena orang-orang akan merasa bahwa pemilik Pheu Thai telah kembali", kata dosen ilmu politik Wanwichit Boonprong.

Namun, "musuh lama Thaksin, yaitu kaum konservatif," akan bersatu mendukung Anutin, yang "memiliki apa yang tidak dimiliki Thaksin -- kepercayaan dari para elite," tambah Wanwichit.

Kelompok konservatif anti-Thaksin "akan bersatu dan fokus pada langkah Thaksin selanjutnya -- dan apakah dia akan menjauh dari politik".

Mantan PM dalam Masa Pembebasan Bersyarat 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Edukasi untuk siswa SLB

59 menit yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Edukasi untuk siswa SLB
MILITER

TNI AD Tertibkan Rumah Dinas

1 jam lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
TNI AD Tertibkan Rumah Dinas
Daerah
Kemeriahan Galuh Ethnic Car...

Raker Komisi II DPR Bahas RKA/RKP

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Raker Komisi II DPR Bahas R...

XLSMART Bravo 500 Summit 2026

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
XLSMART Bravo 500 Summit 2026
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.