Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Iran Berhenti Menahan Diri, Incar Kapal dan Pangkalan AS sebagai Balasan

📅 Minggu, 10 Mei 2026, 17:40 WIB | Oleh:
Iran Berhenti Menahan Diri, Incar Kapal dan Pangkalan AS sebagai Balasan Doc: Anadolu Agency
Ket. Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah parlemen Iran menegaskan bahwa Teheran tidak lagi akan menahan diri terhadap serangan yang menyasar kepentingannya di kawasan. Pernyataan keras itu disampaikan di tengah konflik yang belum sepenuhnya mereda di kawasan Teluk.

JAKARTA - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah parlemen Iran menegaskan bahwa Teheran tidak lagi akan menahan diri terhadap serangan yang menyasar kepentingannya di kawasan. Pernyataan keras itu disampaikan di tengah konflik yang belum sepenuhnya mereda di kawasan Teluk.

Juru Bicara Komite Kebijakan Luar Negeri dan Keamanan Nasional parlemen Iran, Ebrahim Rezaei, mengatakan mulai Minggu (10/5/2026) Iran akan memberikan respons militer langsung apabila kapal mereka kembali diserang. Ancaman itu juga mencakup pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan.

"Mulai hari ini (Minggu), pengekangan kami telah berakhir. Setiap serangan terhadap kapal-kapal kami akan dibalas dengan respons Iran yang keras dan tegas terhadap kapal-kapal dan pangkalan-pangkalan AS," ujar Rezaei melalui unggahan di platform X.

Ia menegaskan bahwa waktu terus berjalan dan kondisi tersebut dinilai semakin merugikan kepentingan Amerika Serikat. Menurutnya, Washington sebaiknya mengambil langkah diplomatik dibanding memperpanjang konflik di kawasan Timur Tengah.

"Langkah terbaik bagi AS adalah menyerah dan membuat konsesi. Mereka harus beradaptasi dengan tatanan regional yang baru," katanya.

Situasi di kawasan terus memanas sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Serangan tersebut memicu aksi balasan dari Teheran yang menargetkan wilayah Israel serta kepentingan sekutu Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Konflik itu juga berdampak pada jalur perdagangan global setelah Iran menutup Selat Hormuz, yang merupakan salah satu jalur utama distribusi minyak dunia. Penutupan tersebut memicu gangguan rantai pasok energi dan mendorong kenaikan harga minyak internasional.

Upaya meredakan konflik sempat dilakukan melalui mediasi Pakistan yang menghasilkan gencatan senjata pada 8 April 2026. Namun, pembicaraan lanjutan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan permanen antara kedua pihak.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu tertentu guna membuka ruang diplomasi lanjutan. Meski begitu, situasi di lapangan masih belum sepenuhnya stabil.

Sejak 13 April 2026, Amerika Serikat juga diketahui memberlakukan blokade angkatan laut terhadap lalu lintas maritim Iran di kawasan tersebut. Kebijakan itu semakin memperburuk hubungan kedua negara yang sudah berada di titik paling tegang dalam beberapa bulan terakhir.

Pengamat menilai ancaman terbaru dari parlemen Iran berpotensi memperbesar risiko konflik terbuka apabila tidak segera direspons melalui jalur diplomasi. Stabilitas kawasan Timur Tengah kini kembali menjadi sorotan dunia karena dampaknya terhadap keamanan global dan ekonomi internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Panen Perdana Sorgum di Bogor
    Preview komentar:
    Nomor Telepon Call Center (Easycash) 24 Jam ...
    Hubugi Nomor WhatsApp (Shopee Spinjam) layanan Customer Service ...
  • Berikut Lokasi SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya pada Sabtu (22/8)
    Preview komentar:
    Cara Bukak blokir Bank BTN Syariah di Aplikasi ...
  • Rusun Manggarai Dibangun 24 Lantai, KAI Targetkan Rampung dalam 18 Bulan
    Preview komentar:
    Cara Bukak blokir Bank BTN Syariah di Aplikasi ...
    Cara Bukak blokir Bank BTN Syariah di Aplikasi ...
Ekonomi
ASENSI Dorong IP dan Licens...

Pemkot Buka Bandung Great Sale 2026

3 jam lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Buka Bandung Great S...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.