Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratusan Orang Ditangkap di Paris Setelah PSG Lolos ke Final Liga Champions

📅 Jumat, 08 Mei 2026, 00:05 WIB | Oleh:
Ratusan Orang Ditangkap di Paris Setelah PSG Lolos ke Final Liga Champions Doc: AFP
Ket. Ilustrasi kerusuhan suporter di kota Paris.

PARIS - Paris Saint-Germain memastikan tempat di final Liga Champions setelah bermain imbang 1-1 melawan Bayern Munich di Jerman. Hasil tersebut membuat PSG unggul agregat 6-5 di semifinal dan menjaga peluang mereka mempertahankan gelar Eropa.

Namun, keberhasilan itu diwarnai kericuhan di ibu kota Prancis. Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, mengungkapkan bahwa polisi menangkap 127 orang dalam insiden yang terjadi seusai pertandingan pada Rabu malam waktu setempat.

“Sebanyak 127 orang ditangkap di wilayah Paris, termasuk 107 orang di dalam kota Paris,” ujar Nunez kepada stasiun televisi CNews dan radio Europe 1, Kamis (7/5) waktu setempat.

Menurut Nunez, sedikitnya 11 orang mengalami luka-luka dalam rangkaian kerusuhan tersebut. Salah satu korban dilaporkan mengalami cedera serius akibat ledakan kembang api. Selain itu, 23 petugas kepolisian juga mengalami luka ringan saat mengendalikan situasi.

Pihak kejaksaan menyebut penangkapan dilakukan atas sejumlah dugaan pelanggaran, mulai dari keterlibatan dalam aksi berkumpul yang berpotensi menimbulkan kekerasan, penggunaan kembang api ilegal, tindakan kekerasan, hingga perusakan dengan cara pembakaran.

Kerusuhan juga menyebabkan sejumlah kendaraan rusak di beberapa titik kota.

Nunez menegaskan aparat keamanan akan mengambil langkah tegas pada final Liga Champions yang akan digelar 30 Mei mendatang di Budapest. Pada laga puncak tersebut, PSG dijadwalkan menghadapi Arsenal dalam upaya meraih trofi Liga Champions untuk musim kedua secara beruntun.

“Kami tidak akan mentoleransi kerusuhan,” tegasnya.

Ia juga mengkritik wali kota baru Paris, Emmanuel Gregoire, yang disebutnya secara sepihak mengumumkan rencana penyediaan zona penggemar atau fan zone di Paris untuk final nanti.

“Biasanya hal seperti itu dibicarakan terlebih dahulu dengan prefek kepolisian, tetapi kali ini tidak terjadi,” kata Nunez.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
    Goblok. Orderan saja ga pernah dikasih jika ga ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Olahraga
Drama 6 Gol! AC Milan Menan...
Luar Negeri
Erdogan Ajak Mesir Bergabun...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.