Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Misteri Hantavirus di Kapal Pesiar: Pasien Ternyata Sudah Terinfeksi Sebelum Berlayar

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 16:38 WIB | Oleh:
Misteri Hantavirus di Kapal Pesiar:  Pasien Ternyata Sudah Terinfeksi Sebelum Berlayar Doc: AFP/Getty Images

JENEWA - Para korban hantavirus di kapal Hundius di Samudra Atlantik kemungkinan telah terinfeksi sebelum naik ke kapal pesiar tersebut, dan penularan antarmanusia di atas kapal tidak dapat dikesampingkan, demikian pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (5/5).

Menurut WHO, tujuh orang dari total 147 penumpang dan awak kapal dilaporkan sakit dan tiga di antaranya meninggal dunia. Situasinya masih terus berubah.

Badan itu menerima laporan wabah hantavirus di kapal Hundius pada 2 Mei. Tujuh orang dari total 147 penumpang dan awak kapal dilaporkan sakit dan tiga di antaranya meninggal dunia. Situasinya masih terus berubah, kata Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan Epidemi dan Pandemi WHO Maria Van Kerkhove kepada awak media di Jenewa.

"Satu pasien berada di unit perawatan intensif di Afrika Selatan, meski kami memahami bahwa kondisi pasien tersebut membaik," ujarnya, seraya menambahkan bahwa dua pasien lainnya, yang masih berada di kapal, sedang dipersiapkan untuk evakuasi medis ke Belanda guna mendapatkan perawatan.

Van Kerkhove menekankan bahwa situasi ini terus dipantau secara ketat. Sebagai langkah pencegahan, para penumpang diminta untuk tetap berada di kabin mereka, sementara proses disinfeksi dan langkah-langkah kesehatan masyarakat lainnya dilakukan.

"Rencananya, dan prioritas utama kami adalah mengevakuasi secara medis kedua individu tersebut" untuk memastikan mereka mendapatkan perawatan yang diperlukan, dan tidak ada pasien lain yang menunjukkan gejala di atas kapal, ungkapnya.

Kapal tersebut dijadwalkan akan melanjutkan perjalanan ke Kepulauan Canary, Spanyol, dan WHO bekerja sama dengan otoritas Spanyol "untuk melakukan penyelidikan epidemiologis secara menyeluruh serta disinfeksi penuh terhadap kapal itu," tambahnya.

Hantavirus dibawa oleh hewan pengerat dan dapat menyebabkan penyakit parah pada manusia. Diperkirakan ribuan kasus infeksi terjadi setiap tahun. Orang-orang biasanya terinfeksi melalui kontak dengan hewan pengerat yang terinfeksi atau urine, kotoran, atau air liurnya.

Terkait dugaan asal-usul virus tersebut, Van Kerkhove mengatakan pasien awal, sepasang suami istri, naik ke kapal di Argentina.

"Dengan mempertimbangkan masa inkubasi hantavirus yang bisa berkisar antara satu hingga enam pekan, asumsi kami adalah mereka terinfeksi di luar kapal," ujarnya.

"Kami meyakini kemungkinan ada penularan antarmanusia yang terjadi di antara kontak yang sangat dekat", seperti pasangan suami istri dan orang lain yang berbagi kabin, sebutnya.

Menurut WHO, penularan hantavirus antarmanusia tergolong jarang terjadi, tetapi penyebaran terbatas pernah dilaporkan di antara kontak dekat pada wabah sebelumnya dari virus Andes, yang merupakan bagian dari kelompok hantavirus.

Tidak ada pengobatan khusus untuk hantavirus selain perawatan suportif. "Biasanya, orang akan mengalami gejala pernapasan, sehingga dukungan pernapasan sangat penting," imbuh Van Kerkhove. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.