Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BWF Pantau Kasus Ketua Bulu Tangkis Tiongkok, Zhang Jun Diselidiki Dugaan Korupsi

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 06:35 WIB | Oleh:
BWF Pantau Kasus Ketua Bulu Tangkis Tiongkok, Zhang Jun Diselidiki Dugaan Korupsi Doc: AFP
Ket. Zhang Jun, Ketua Asosiasi Bulu Tangkis Tiongkok.

HONG KONG, TIONGKOK — Induk organisasi bulu tangkis dunia, Badminton World Federation (BWF), mengaku masih minim informasi terkait dugaan pelanggaran serius yang menjerat Zhang Jun, Ketua Asosiasi Bulu Tangkis Tiongkok.

Nama Zhang, peraih dua medali emas Olimpiade, pekan lalu disebut oleh otoritas antikorupsi Tiongkok tengah menjalani penyelidikan atas dugaan “pelanggaran disiplin dan hukum yang serius”, frasa yang lazim digunakan di negara tersebut untuk merujuk pada kasus korupsi.

Hingga kini belum ada rincian resmi mengenai tuduhan terhadap pria berusia 48 tahun tersebut. Namun media pemerintah menyebut sebagian penyelidikan berkaitan dengan perannya di Chinese Badminton Association (CBA).

Tiongkok sendiri dikenal sebagai kekuatan dominan dalam dunia bulu tangkis, dan Zhang merupakan figur penting, baik sebagai mantan atlet maupun pejabat olahraga. Ia meraih emas Olimpiade nomor ganda campuran di Sydney 2000 Olympics dan Athens 2004 Olympics.

Selain menjabat sebagai ketua CBA sejak 2019, Zhang juga merupakan anggota dewan BWF dan terlibat dalam sejumlah komite penting di federasi tersebut.

Sekretaris Jenderal BWF, Thomas Lund, menyatakan pihaknya masih menunggu kejelasan. “Kami mengetahui adanya tuduhan tersebut, tetapi belum memiliki informasi yang benar-benar jelas dan terverifikasi,” ujarnya kepada AFP.

Menurut Lund, BWF telah mencoba mengumpulkan informasi tambahan, namun belum mendapatkan sumber yang dapat dipastikan kebenarannya. Ia juga mengungkapkan bahwa tidak ada kontak langsung dengan Zhang sejak isu ini mencuat.

Meski masih berstatus anggota dewan, sejumlah peran Zhang di BWF, termasuk posisinya sebagai ketua komite penyelenggaraan, untuk sementara dialihkan.

“Kami hanya bisa memantau situasi ini sambil menunggu perkembangan lebih lanjut,” kata Lund.

Zhang sendiri bergabung dengan staf pelatih tim nasional Tiongkok setelah pensiun pada 2007, sebelum akhirnya naik menjadi ketua CBA pada 2019.

Ketidakhadirannya dalam beberapa waktu terakhir memicu spekulasi luas di media sosial Tiongkok. Tagar terkait “hilangnya” Zhang di platform Weibo bahkan dilaporkan telah ditonton lebih dari 55 juta kali, menandakan besarnya perhatian publik terhadap kasus ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Lewat Kreativitas, Festival...
Nasional
Wamenekraf Dorong Inovasi J...
Daerah
KAI: Penumpang KA Ciremai S...
Daerah
KAI: Pelanggan KA Makassar-...
Megapolitan
Pramono: Pengelolaan Sampah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
BMKG Catat Tsunami Tertinggi Terjadi di Talengan-Sangihe, Sulut

BMKG Catat Tsunami Tertinggi Terjadi di Talengan-Sangihe, Sulut

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.