Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petugas Gabungan Amankan Dua Pelaku Pembalakan Liar di Banyuwangi

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 11:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petugas Gabungan Amankan Dua Pelaku Pembalakan Liar di Banyuwangi Doc: ANTARA
Ket. Barang bukti truk bermuatan kayu jati ilegal diamankan di Polsek Bangorejo, Banyuwangi, Jawa Timur.

BANYUWANGI – Petugas gabungan dari kepolisian dan Perhutani Banyuwangi, Jawa Timur, menggagalkan aksi pembalakan liar dengan mengamankan dua orang terduga pelaku, sementara lima pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Kepala Seksi Utama Perlindungan Sumber Daya Hutan (SDH) Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, Yudiono, mengatakan penggerebekan dilakukan pada Senin (04/5) malam di kawasan hutan Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, petak 57-B wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gaul, BKPH Karetan.

"Saat patroli gabungan bersama anggota Polsek Bangorejo, kami mendapati tujuh orang yang diduga melakukan pembalakan liar," kata Yudiono dalam keterangannya di Banyuwangi, Selasa (05/5).

Dua pelaku yang berhasil diamankan yakni SUP (40) dan SUM (41), warga Dusun Sumberjambe, Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi.

Sementara itu, lima pelaku lainnya yang melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran masing-masing berinisial PAI, warga Dusun Plaosan, Desa Temurejo, serta MUJ, SUB, EK, dan FEB yang merupakan warga Dusun Sumberjambe, Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo.

Yudiono menjelaskan, sebelumnya petugas menerima laporan terkait aktivitas pembalakan liar di kawasan hutan tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, tim gabungan langsung menuju lokasi dan mendapati adanya penebangan pohon jati menggunakan gergaji mesin.

Selain mengamankan dua pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa satu unit truk bernomor polisi N 8449 EU, 28 batang kayu jati gelondongan, serta satu unit gergaji mesin.

"Saat ini, dua pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Polsek Bangorejo untuk proses hukum lebih lanjut," ujar Yudiono.

Ia menambahkan, patroli gabungan antara Perhutani dan kepolisian merupakan langkah preventif dan represif untuk menekan gangguan keamanan hutan di wilayah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

58 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.