Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bantul Telusuri Daycare di Wilayahnya, Upaya Cegah Kekerasan pada Anak Ditingkatkan

25 Sabtu, 02 Mei 2026, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bantul Telusuri Daycare di Wilayahnya, Upaya Cegah Kekerasan pada Anak Ditingkatkan Pemkab Bantul Telusuri Daycare di Wilayahnya, Upaya Cegah Kekerasan pada Anak Ditingkatkan Doc: Antara
Ket. Kantor Pemerintah Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bantul – Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan penelusuran dan identifikasi terhadap tempat penitipan anak (TPA) atau daycare di wilayahnya sebagai upaya pencegahan kasus kekerasan terhadap anak di lembaga pengasuhan.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Sabtu (2/5), mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kejadian serupa seperti yang terjadi di daerah lain tidak terjadi di Bantul, mengingat jumlah TPA di wilayah tersebut cukup banyak.

“Tujuan penelusuran dan identifikasi ini untuk mencegah, jangan sampai ada kejadian serupa di Bantul,” kata Halim.

Ia menjelaskan, Pemkab Bantul telah menugaskan Dinas Sosial bersama Staf Ahli Bupati untuk melakukan penelusuran dan identifikasi terhadap seluruh TPA. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan dan perlindungan anak di layanan pengasuhan.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memastikan setiap TPA memiliki mekanisme pengasuhan yang aman, layak, dan sesuai standar.

“Merawat anak itu harus dengan kehati-hatian, karena ini amanah banyak orang. Maka harus dijamin keamanannya, kesehatannya, kenyamanan tempatnya, serta cara mengasuhnya,” ujarnya.

Halim menegaskan, keberadaan TPA tetap menjadi pilihan penting bagi banyak orang tua, terutama yang bekerja. Karena itu, layanan tersebut harus benar-benar menjadi ruang yang aman bagi anak untuk tumbuh dan berkembang.

Ia menambahkan, kasus kekerasan pada anak di daycare seharusnya tidak terjadi, karena fasilitas tersebut merupakan tempat pengasuhan, bukan justru menimbulkan risiko bagi anak.

Standar Nasional Daycare

Di sisi lain, Badan Standardisasi Nasional (BSN) menegaskan pentingnya penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) Taman Asuh Ramah Anak (TARA) sebagai respons atas meningkatnya perhatian terhadap kasus kekerasan di layanan pengasuhan anak, termasuk yang terjadi di Yogyakarta dan Banda Aceh.

Direktur Penguatan Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN Nur Hidayati di Jakarta, Jumat, mengatakan kejadian tersebut menjadi pengingat bahwa aspek keamanan, perlindungan, dan kualitas pengasuhan harus menjadi prioritas utama.

“Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa aspek keamanan, perlindungan, dan kualitas pengasuhan anak harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Menurut data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Dapodik, jumlah daycare di Indonesia mencapai 2.593 unit, dengan mayoritas dikelola pihak swasta. Namun, hanya sebagian kecil yang telah memiliki izin operasional dan legalitas resmi.

Selain itu, sekitar 20 persen daycare belum memiliki standar operasional prosedur (SOP), dan sebagian besar tenaga pengelola belum tersertifikasi.

Menanggapi kondisi tersebut, BSN telah menetapkan SNI 9255:2025 tentang Taman Asuh Ramah Anak sebagai acuan penyelenggaraan layanan daycare yang aman, berkualitas, dan berorientasi pada pemenuhan hak anak.

SNI TARA mengatur secara komprehensif mulai dari tata kelola, sumber daya, hingga mekanisme pengawasan dan evaluasi. Standar ini juga menetapkan klasifikasi layanan dari Pratama hingga Paripurna sebagai indikator kualitas pengelolaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Topan Champi Terjang Taiwan

18 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Topan Champi Terjang Taiwan
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.