Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

2.500 Rumah untuk Papua Dikebut! PUPR Jemput Bola Data Penerima, Prioritas OAP Jadi Sorotan

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 18:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
2.500 Rumah untuk Papua Dikebut! PUPR Jemput Bola Data Penerima, Prioritas OAP Jadi Sorotan Doc: Antara
Ket. Kota Jayapura merupakan salah satu kota yang dialokasikan program perumahan subsidi.

Jayapura - Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat pendataan penerima program perumahan dari pemerintah pusat yang menyasar 2.500 unit.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR-PKPP Papua Natirmalus D Renyaan di Jayapura, Selasa (28/4), mengatakan saat ini proses masih berada pada tahap verifikasi data calon penerima bantuan di berbagai daerah.

“Hingga kini pendataan masih berjalan karena kami harus jemput bola ke kampung-kampung untuk memastikan kelengkapan administrasi warga,” katanya.

Dia mengatakan petugas diturunkan langsung ke lapangan guna memastikan data penerima sesuai kriteria, sekaligus menghindari kesalahan dalam penyaluran bantuan perumahan tersebut.

"Program perumahan dari pemerintah pusat ini terdiri atas dua skema, yakni pembangunan rumah khusus berupa unit baru serta bantuan stimulan dalam bentuk material bangunan seperti seng, kayu, dan paku," ujarnya

Dia menjelaskan dari total 2.500 rumah yang disiapkan, sebagian besar dialokasikan di Kota Jayapura. Namun demikian, target realisasi pembangunan secara keseluruhan masih menunggu kepastian lebih lanjut dari pemerintah pusat.

"Program perumahan tersebut diprioritaskan bagi orang asli Papua (OAP) sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat setempat," katanya.

Meski begitu, pemerintah tetap membuka peluang bagi warga non-OAP untuk terdata sebagai penerima bantuan, sesuai dengan kebijakan yang akan ditetapkan ke depan.

"Kami berharap percepatan pendataan ini dapat segera rampung sehingga program pembangunan maupun bantuan perumahan dapat direalisasikan tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.