Tanpa Kebijakan dan Kesiapan Struktural Tepat, RI Bisa Gagal Manfaatkan Bonus Demografi
📅 Kamis, 23 Apr 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi“Untuk mengelola demografi yang bisa dilakukan adalah tetap menjaga kesetimbangan lintas generasi, bonus demografi akan berdampak positif bila kualitas ekonomi, lapangan kerja dan skill tenaga kerja optimal,” urainya.
Sebaliknya, populasi produktif yang besar tanpa kesempatan kerja akan melahirkan risiko sosial dan ekonomi, terlebih jika masuk ke ketergantungan tinggi pada demografi tua (aging) tanpa diimbangi produktivitas ekonomi yang mature akan menjadikan beban ekonomi semakin berat.
Pekerjaan rumah ke depan yang harus dilakukan, pertama, pemerataan pendidikan dan akses layanan kesehatan, kedua, pendampingan dan dukungan konseling keluarga berencana yang lebih efektif. Ketiga, membangun jembatan global mempromosikan tenaga kerja punya skill tinggi ke negara maju yang masuk aging untuk memberi kesempatan produktif dan akselerasi GNP (Gross National Product).
Keempat, perpaduan antara pengembangan manufaktur dan jasa-jasa bernilai tinggi untuk memberi akses kesempatan kerja formal yang masif, dan kelima perbaikan sistem asuransi untuk proteksi jangka panjang dengan pengelolaan yang kredibel dan prudent.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada kesempatan lain, Mahasiswa doktoral Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Frederik M Gasa mengatakan, dalam beberapa tahun ke depan, hal yang paling tidak bisa dinafikkan adalah teknologi. Banyak pekerjaan baru ke depan akan berkaitan erat dengan penggunaan teknologi.
Sebab itu, generasi muda harus benar-benar melek dalam penggunaan dan pemanfaatan teknologi, sehingga di usia kerja mereka benar-benar produktif, bukan malah jadi beban negara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!