Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Bencana di Situbondo Berhasil Diatasi, BNPB Pastikan Karhutla dan Angin Kencang Terkendali.

📅 Senin, 27 Jul 2026, 12:14 WIB | Oleh:
Dua Bencana di Situbondo Berhasil Diatasi, BNPB Pastikan Karhutla dan Angin Kencang Terkendali. Doc: Antara Foto
Ket. Petugas dari Manggala Agni Daops Sumatera XIV-Banyuasin berusaha memadamkan kebakaran lahan di Desa Sungai Rambutan, Indralaya Utara, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Minggu (26/7/2026). Kebakaran lahan yang terjadi sejak siang hari tersebut tersebut berhasil dipadamkan oleh Manggala Agni Daops Sumatera XIV-Banyuasin oleh Helikopter Water Boombing.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan dua kejadian bencana alam berupa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta fenomena angin kencang di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, telah berhasil diatasi.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa penanganan cepat dari tim gabungan di lokasi berhasil meminimalkan dampak kerusakan akibat dua insiden tersebut.

"Kebakaran lahan dan dampak cuaca ekstrem berupa angin kencang di Situbondo sudah ditangani secara sigap oleh tim BPBD bersama instansi terkait," kata dia.

Abdul memaparkan, peristiwa karhutla melanda kawasan Desa Balung, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, pada Jumat (24/7) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Direktorat Pengendalian Operasi BNPB mengkonfirmasi titik api yang menghanguskan lahan seluas dua hektare tersebut diketahui berasal dari kawasan hutan yang dikelola oleh pihak Perum Perhutani.

"BPBD Kabupaten Situbondo bersama tim gabungan yang terdiri atas petugas Damkar, relawan, dan warga lokal berhasil memadamkan kobaran api secara total pada Sabtu (25/7) siang pukul 14.00 WIB," kata dia.

Selain karhutla, dia menambahkan bahwa fenomena angin kencang juga menerjang kawasan permukiman di Desa Tanjung Pecinaan, Kabupaten Situbondo, pada Jumat (24/7) siang pukul 12.00 WIB.

Bencana angin kencang tersebut berdampak pada enam kepala keluarga (KK) serta menyebabkan enam unit rumah warga mengalami rusak ringan yang saat ini masih dalam penanganan perbaikan oleh pemerintah daerah setempat.

"Kondisi terkini yang dilaporkan pada hari Sabtu (25/7) kerusakan pada rumah warga masih dalam proses penanganan," kata Abdul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.