Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Tergelincir, Investor Ramai-Ramai Kunci Profit Jelang RDG BI

📅 Senin, 20 Apr 2026, 17:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Tergelincir, Investor Ramai-Ramai Kunci Profit Jelang RDG BI Doc: ANTARA FOTO/ Hafidz Mubarak A
Ket. Pengunjung melihat layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah menjelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia mencerminkan respons pasar terhadap ketidakpastian arah kebijakan moneter ke depan.

Aksi ambil untung (profit taking) menjadi faktor teknikal yang wajar setelah periode penguatan sebelumnya, terutama ketika investor mulai mengamankan keuntungan di tengah meningkatnya risiko jangka pendek.

Ekspektasi terhadap keputusan suku bunga BI juga turut memengaruhi sentimen, karena pasar cenderung bersikap wait and see sebelum adanya kejelasan arah kebijakan.

Jika sinyal kebijakan mengarah pada pengetatan atau tetap hawkish, maka tekanan terhadap saham-saham sensitif suku bunga dapat meningkat.

Di sisi lain, pelemahan ini tidak selalu mencerminkan perubahan fundamental, melainkan lebih pada penyesuaian portofolio jangka pendek.

Namun, dinamika tersebut tetap penting karena menunjukkan bahwa pasar sangat responsif terhadap arah kebijakan moneter sebagai salah satu faktor utama pembentuk ekspektasi investasi.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (20/4) sore, ditutup melemah dipicu aksi profit taking (ambil untung) pelaku pasar di tengah wait and seemenjelang pertemuan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI).

IHSG ditutup melemah 39,89 poin atau 0,52 persen ke posisi 7.594,11. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 3,02 poin atau 0,40 persen ke posisi 755,85.

"Dari dalam negeri, IHSG melemah karena aksi taking profit dan wait and see menjelang rilisnya tingkat suku bunga Bank Indonesia (BI) pada 22 April 2025 ," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus dalam kajiannya di Jakarta.

Dari dalam negeri, BI menggelar pertemuan RDG pada 21-22 April 2026 pekan ini, setelah mempertahankan suku bunganya tidak berubah selama enam bulan berturut-turut pada Maret bulan lalu.

"Meskipun inflasi saat ini masih berada dalam target, risikonya cenderung meningkat, terutama akibat ketegangan geopolitik yang berpotensi mendorong inflasi inti," ujar Nico.

Konsensus memperkirakan BI kemungkinan masih akan tetap menjaga suku bunga acuan di level 4,75 persen untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi yang masih terkendali.

Dari mancanegara, bursa kawasan Asia didominasi penguatan setelah China mempertahankan suku bunga pinjaman utamanya di level terendah sepanjang sejarah untuk bulan ke-11 berturut-turut pada April 2026, atau sesuai ekspektasi.

Namun demikian, penguatan tersebut tertahan oleh penurunan tajam Futures saham AS, setelah Washington menyita kapal kargo Iran yang mencoba menembus blokade, dengan Teheran berjanji akan membalas dan menutup peluang negosiasi lanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Semarak Parade FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Semarak Parade FIFA ASEAN C...
Daerah
Kondisi Gelombang Tinggi di...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.