Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Kota Tomohon Diminta Waspadai Potensi Gas Beracun Gunung Lokon

📅 Minggu, 19 Apr 2026, 18:10 WIB | Oleh:
Warga Kota Tomohon Diminta Waspadai Potensi Gas Beracun Gunung Lokon Doc: PGA

MANADO - Masyarakat di Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), diminta untuk mewaspadai potensi bahaya Gunung Lokon yang berlokasi di wilayah setempat. Ancaman bahaya aktivitas Gunung Lokon saat ini adalah kemungkinan terjadinya gas beracun yang sewaktu-waktu dapat keluar dari kawah.

Demikian disampaikan Pelaksana tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, dalam laporan aktivitas Gunung Lokon yang diterima di Manado, Sabtu (18/4). "Warga juga perlu waspada terjadinya erupsi freatik (erupsi yang diakibatkan kontak uap panas magma dengan air hidrotermal) secara tiba-tiba," kata dia.

Dalam laporan aktivitas periode 16-31 Maret 2026, disebutkan masyarakat yang berada di sekitar alur sungai yang berhulu dari puncak Gunung Lokon agar mewaspadai terjadinya lahar pada musim hujan atau terjadinya hujan deras di puncak dengan durasi lama.

Kegempaan Gunung Lokon selama periode 16 - 31 Maret 2026, terekam sebanyak 42 kali gempa embusan, satu kali tremor non-harmonik. Kemudian, 43 kali gempa vulkanik dangkal, tujuh kali gempa vulkanik dalam, tiga kali gempa tektonik lokal dan 61 kali gempa tektonik jauh.

Berdasarkan hasil pengamatan visual aktivitas Gunung Lokon, teramati embusan asap berwarna putih tipis dengan tinggi maksimum sekitar 25 meter di atas kawah. Kegempaan Gunung Lokon pada periode tersebut didominasi gempa vulkanik dangkal (VB), sedangkan gempa vulkanik dalam (VA) jarang terekam.

Beberapa rekomendasi yang wajib dipatuhi masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki. Di antaranya, tidak diperbolehkan beraktivitas dan mendekati area dalam radius 1,5 kilometer dari kawah Tompaluan (pusat aktivitas) Gunung Lokon.

Jika terjadi letusan dan hujan abu, masyarakat diimbau tetap berada di dalam rumah. Apabila berada di luar rumah disarankan menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).

Selanjutnya, mewaspadai potensi lahar pada sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Lokon. Terutama pada musim hujan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Inovasi BRIN Dorong Energi ...
Luar Negeri
Elon Musk Jadi Triliuner Pe...
Luar Negeri
Bagaimana Intelijen Tiongko...
Luar Negeri
Krisis Energi Akut, Kuba Am...
Daerah
Kegiatan Perkemahan untuk P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Tembus Rp113 Triliun! Ini Siasat KEK Gresik Sedot Investasi di Awal 2026

Tembus Rp113 Triliun! Ini Siasat KEK Gresik Sedot Investasi di Awal 2026

14 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.