Parung Bersolek! Pemkab Bogor Perluas Penataan, Tak Lagi Fokus di Cibinong
📅 Jumat, 17 Apr 2026, 20:35 WIB | Oleh: Tim PenulisBOGOR – Penataan kawasan publik merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas ruang hidup masyarakat sekaligus mendorong aktivitas sosial dan ekonomi yang lebih produktif.
Kawasan publik yang tertata baik—mulai dari trotoar, taman, hingga ruang interaksi—tidak hanya memperbaiki estetika kota, tetapi juga meningkatkan kenyamanan, aksesibilitas, dan keamanan bagi pengguna.
Namun, keberhasilan penataan tidak semata bergantung pada pembangunan fisik, melainkan juga pada konsistensi pengelolaan dan partisipasi masyarakat. Tanpa pengawasan dan rasa memiliki dari warga, kawasan yang telah ditata berisiko kembali tidak terawat.
Oleh karena itu, pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan menjadi kunci agar penataan kawasan publik benar-benar memberi dampak jangka panjang bagi kualitas hidup dan dinamika ekonomi lokal.
Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai memperluas penataan kawasan publik dengan menyasar wilayah Parung, tidak hanya terfokus di ibu kota Cibinong.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bogor Suryanto Putra di Bogor, Jumat (17/4), menyebutkan Bupati Bogor Rudy Susmanto memerintahkan jajaran Pemkab Bogor untuk mengembalikan fungsi jalan sekaligus mengurai kemacetan yang selama ini dikeluhkan masyarakat, diawali dengan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Parung sejak Rabu (15/4).
Penataan dilakukan secara terpadu melibatkan dinas terkait, Kecamatan Parung, TNI-Polri, serta Satpol PP.
Petugas menertibkan PKL yang menempati badan jalan dengan pendekatan humanis, disertai imbauan untuk berpindah ke lokasi yang telah disediakan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Suryanto mengatakan penataan kawasan Parung tidak hanya sebatas penertiban PKL, tetapi juga menyasar pembenahan lingkungan secara menyeluruh.
“Pasar Parung yang sebelumnya tertutup kini mulai terlihat wajahnya. Ternyata masih ada ruang yang cukup luas untuk dimanfaatkan kembali, termasuk untuk penataan kawasan. Kami juga akan menertibkan reklame agar kawasan ini lebih rapi dan tidak mengganggu,” ujarnya.
Ia menjelaskan area sempadan jalan akan dimanfaatkan untuk mempercantik lingkungan sekaligus mengurangi kesemrawutan.
Selain itu, pemerintah juga melakukan pendataan bangunan dari sisi perizinan hingga kepemilikan sebagai dasar penataan lanjutan.
Ke depan, Pemkab Bogor juga merencanakan pelebaran jalan dari pertigaan hingga kawasan Pohon Jeruk untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut.
Direktur Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan menegaskan, pihaknya telah menyiapkan ratusan los dan kios di dalam pasar untuk menampung para PKL yang direlokasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!