Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inggris Pilih Senjata ketimbang Aspal: Dana Jalan Dipotong Demi Militer

📅 Rabu, 01 Jul 2026, 16:43 WIB | Oleh:
Inggris Pilih Senjata ketimbang Aspal: Dana Jalan Dipotong Demi Militer Doc: AFP/DANIEL LEAL-OLIVAS/Getty Images

MOSKOW - Inggris akan mengurangi anggaran belanja untuk pembangunan jalan dan sejumlah proyek publik lainnya guna meningkatkan anggaran militer, kata Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Selasa.

"Sejumlah proyek modal, misalnya di sektor jalan dan energi - yang penting tetapi tidak mendesak - tidak akan lagi dilanjutkan sesuai rencana," ujar Starmer dalam konferensi pers terkait peluncuran rencana anggaran pertahanan jangka panjang.

Dia menegaskan bahwa "keputusan berat" dan langkah-langkah penghematan semacam itu diperlukan untuk menjamin pertahanan nasional tanpa harus melakukan pinjaman.

"Penerbitan obligasi pertahanan pada dasarnya tetap merupakan bentuk pinjaman dengan sebutan lain... Namun faktanya, melakukan hal ini melalui pinjaman akan mendorong kenaikan suku bunga," tambahnya.

Starmer mengatakan Inggris akan meningkatkan anggaran militer sebesar 27 persen menjadi 80 miliar poundsterling (sekitar Rp1,89 kuadriliun) per tahun pada 2029.

Negara kerajaan ini akan menginvestasikan lebih dari 5 miliar poundsterling (sekitar Rp119,1 triliun) untuk teknologi drone dan senjata otonom; sang perdana menteri menyebutnya sebagai investasi terbesar negara tersebut dalam teknologi ini.

Dana tersebut juga akan dialokasikan untuk menciptakan "Royal Navy hibrida" yang memanfaatkan drone maritim dan bawah air serta kecerdasan buatan.

Starmer juga mengumumkan penggunaan pesawat jet tempur Typhoon generasi terbaru yang terbang bersama drone agar tidak terdeteksi musuh, drone tempur yang beroperasi bersama helikopter Apache, armada baru drone pengintai, serta peningkatan jumlah amunisi jelajah berserakan (loitering munitions).

Selain itu, Inggris juga akan berinvestasi pada rudal jarak jauh, kendaraan lapis baja, dan sistem anti-drone. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Para Pendaki Waspadai Kebakaran di Gunung Rinjani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Para Pendaki Waspadai Kebak...

Gunung Papandayan aktif, Pendaki Diimbau tak Naik

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Gunung Papandayan aktif, Pe...
Olahraga
FIFA Asean Cup, Polisi Mula...

Penataan pedestrian Kota Bekasi

1 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Penataan pedestrian Kota Be...

Kasus Korupsi Perjalanan Dinas DPR Papua Terus Diselidiki

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Korupsi Perjalanan Di...

Peningkatan produksi bahan baku bioetanol

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Peningkatan produksi bahan ...
Luar Negeri
Banyak Wisatawan Tiongkok P...
Luar Negeri
Hubungan Donald Trump dan X...

Pemakaman ABK Arupadhatu 1 di Pandeglang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemakaman ABK Arupadhatu 1 ...
Daerah
Peternak Tak Boleh Kekurang...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.