Gubernur Pramono Siapkan Insentif Pajak Kompetitif demi Lawan Tekanan Ekonomi Global
📅 Jumat, 17 Apr 2026, 18:00 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohKinerja penerimaan pajak bahkan melampaui target awal dengan capaian 101,09 persen. Hal ini menunjukkan efektivitas strategi pengumpulan pajak yang dilakukan pemerintah daerah.
Sebagai bentuk stimulus, Pemprov DKI juga memberikan tax expenditure sebesar Rp864 miliar kepada wajib pajak. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi sekaligus meringankan beban pelaku usaha.
Di sisi pengeluaran, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Michael Rolandi, menyampaikan bahwa realisasi belanja mencapai 13,97 persen, tertinggi dalam lima tahun terakhir.
"Kami harus menjaga arus kas tetap sehat. Percepatan pengadaan barang dan jasa sejak awal tahun sangat membantu. Jika tren ini terjaga, akan terbentuk kurva S: lambat di awal, akselerasi di tengah, dan stabil di akhir," kata Michael.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemprov DKI Jakarta sendiri telah menyiapkan tujuh program prioritas dan 27 kegiatan utama sepanjang 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi menjaga kesinambungan pembangunan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!