Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Durian Beku dari Sulteng Tembus Pasar Tiongkok

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 10:00 WIB | Oleh:
Durian Beku dari Sulteng Tembus Pasar Tiongkok Doc: antara foto
Ket. Ekspor durian beku dari Provinsi Sulteng ke Tiongkok

JAKARTA - Badan Karantina Indonesia (Barantin) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melepas ekspor 459 ton durian beku ke Tiongkoka senilai Rp42,5 miliar dari Palu, Sulawesi Tengah.

Kepala Barantin Sahat M. Panggabean mengatakan ekspor tersebut merupakan hasil proses panjang pembukaan akses pasar setelah penandatanganan protokol ekspor durian beku Indonesia–China pada 25 Mei 2025.

“Keberhasilan ekspor durian menembus pasar Tiongkok adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi semua pihak, mulai dari petani hingga pemerintah,” kata Sahat berdasarkan keterangannya, Jakarta, Jumat (17/4).

Ia menambahkan, hingga kini tercatat sebanyak 151 kontainer durian telah dikirim ke Tiongkok dengan nilai ekonomi mencapai Rp377,5 miliar.

Sebelumnya, ekspor durian Indonesia ke Tiongkok belum dilakukan secara langsung dan harus melalui negara perantara seperti Vietnam, Thailand, dan Malaysia sebelum akhirnya masuk ke pasar tujuan.

Menurut Sahat, Ekspor langsung ke China memangkas waktu logistik dari sebelumnya sekitar 56 hari menjadi 22–26 hari, sekaligus menurunkan biaya distribusi hingga dua kali lipat sehingga meningkatkan arus kas pelaku usaha.

Ia menegaskan, pihaknya terus menjamin kualitas dan keamanan pangan produk ekspor melalui pemenuhan standar internasional untuk menjaga kepercayaan pasar global.

Sementara itu, Kepala Karantina Sulawesi Tengah Alfian menyebut pada periode Januari–April 2026, ekspor durian beku ke Tiongkok telah mencapai 4.077 ton berdasarkan data sistem Best Trust.

“Ekspor langsung ke Tiongkok selain memangkas biaya logistik, juga memberikan peluang keuntungan besar karena harga durian di sana 5–7 kali lebih tinggi dibandingkan harga lokal,” ungkapnya.

Alfian menjelaskan, Sulawesi Tengah menjadi salah satu daerah utama ekspor karena tujuh dari delapan rumah kemas durian beku yang telah memenuhi syarat ekspor berada di wilayah tersebut.

Berdasarkan data pemerintah daerah, Sulawesi Tengah memiliki sekitar 3,7 juta pohon durian dengan produksi mencapai 95.140 ton pada 2025, yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota, terutama Poso dan Parigi Moutong.

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengatakan ekspor langsung tersebut juga memperkuat posisi daerah sebagai sentra durian nasional yang mampu menembus pasar global.

“Keberhasilan ini menegaskan durian asal Sulawesi Tengah sebagai representasi daerah menuju raja durian dunia,” ucap Anwar.

Pemerintah menilai permintaan durian di Tiongkok yang mencapai sekitar 8 miliar dolar AS per tahun menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk meningkatkan devisa melalui ekspor komoditas hortikultura unggulan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.