Program Pompanisasi Digenjot, Strategi Pemerintah Dongkrak Produksi atau Sekadar Solusi Instan?
📅 Kamis, 16 Apr 2026, 17:35 WIB | Oleh: Tim PenulisDengan cakupan hingga satu juta hektare lahan, diperkirakan tambahan produksi dapat mencapai enam juta ton gabah, dengan asumsi produktivitas rata-rata enam ton per hektare.
Program ini dinilai menjadi langkah cepat dalam meningkatkan produksi pangan nasional, seiring dengan upaya pencetakan sawah baru dan optimalisasi lahan rawa.
"Ini yang disebut luas tanam bertambah. Lahannya tetap, tetapi frekuensi tanam meningkat, sehingga potensi panen bisa sampai tiga kali dalam satu hektare," katanya.
Selain di Magelang, penerapan sistem pompanisasi juga akan diperluas ke berbagai daerah lain yang membutuhkan. Pemerintah saat ini tengah melakukan pendataan wilayah yang memerlukan bantuan pompa air, dengan keputusan lanjutan dijadwalkan pada awal pekan depan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyampaikan, untuk mendukung operasional pompa, pemerintah juga telah menyiapkan alokasi bahan bakar. Disebutkannya, tersedia jatah hingga satu juta ton solar yang akan diperuntukkan bagi petani.
Ia mengatakan, jatah solar tersebut telah dikoordinasikan dan disepakati bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Pemerintah optimistis, melalui kombinasi pompanisasi, pencetakan sawah baru, serta optimalisasi lahan rawa, produksi pertanian nasional dapat meningkat signifikan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!