Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tinggalkan Ketergantungan SDA, Berau Fokus Kembangkan Wisata dan Pertanian.

24 Jumat, 12 Jun 2026, 14:37 WIB | Oleh:
Tinggalkan Ketergantungan SDA, Berau Fokus Kembangkan Wisata dan Pertanian. Doc: Koran Jakarta/M.Fachri
Ket. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas

 Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), sedang dalam masa transisi pengembangan ekonomi dari sumber daya alam (SDA) tak terbarukan menuju sumber daya terbarukan seperti wisata dan pertanian dalam arti luas.

Untuk mempercepat transisi tersebut, maka pemerintah desa (kampung) didorong menggali dan mengoptimalkan potensi masing-masing, karena diketahui bahwa tiap kampung memiliki keunggulan ekonomi berbeda namun tetap berkelanjutan.

"Seluruh kampung memiliki potensi berbeda yang dapat dikembangkan baik pertanian, pariwisata, maupun penggerak ekonomi lain yang bersifat terbarukan," kata Bupati Berau Sri Juniarsih Mas di Berau, Jumat.

Potensi yang ada di tiap kampung tersebut, lanjutnya, harus dikelola secara terarah, profesional, dan berkelanjutan agar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia mencontohkan, pada beberapa kampung di Kecamatan Biduk-Biduk misalnya, dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan signifikan dalam sektor kunjungan wisata, menunjukkan besarnya daya tarik destinasi setelah dilakukan pembenahan objek dan fasilitas pendukungnya.

Adapun jumlah kunjungan wisatawan di Kecamatan Biduk-Biduk pada 2024 sebanyak 23.440 orang, kemudian 2025 naik drastis menjadi 58.620 orang, berkat penggalian potensi dan pengembangan yang terus dilakukan, terutama di Danau Labuan Cermin dan peningkatan aksesibilitas di wilayah pesisir.

Sebelumnya, pada Senin pekan ini, saat melantik empat kepala kampung yakni Kampung Tasuk, Suaran, Sei Bebanir Bangun, dan Kampung Biduk-Biduk, bupati juga menekankan pentingnya pemanfaatan sumber daya lokal kampung untuk mendongkrak ekonomi masyarakat.

"Penguatan sumber daya manusia serta pengembangan ekonomi kreatif dan potensi lokal, termasuk sektor pariwisata, pertanian, dan kelautan yang tersebar di tiap kampung, semua memiliki peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Keberhasilan pengembangan produk turunan kelapa dalam di Kampung Biduk-Biduk, Kecamatan Biduk-Biduk serta wisata unggulan Danau Labuan Cermin misalnya, perlu terus dikembangkan agar dampaknya bisa terus dirasakan masyarakat.

"Selain aktif dan kreatif menggali potensi lokal, para kepala kampung juga harus menjaga amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Tanggung jawab bukan hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
Banjir Luapan Sungai di Ace...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.