Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga BBM Naik, Pemkab Cianjur Kurangi Penggunaan Mobil Dinas

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 06:10 WIB | Oleh:
Harga BBM Naik, Pemkab Cianjur Kurangi Penggunaan Mobil Dinas Doc: antara foto
Ket. Sekretaris Daerah Cianjur Ahmad Rifai di Cianjur, Kamis (11/6).

CIANJUR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, menyiapkan sejumlah langkah efisiensi operasional menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax, salah satunya mengurangi penggunaan kendaraan dinas.

Sekretaris Daerah Cianjur Ahmad Rifai di Cianjur, Kamis (11/6), mengatakan kenaikan harga BBM non-subsidi harus disikapi bersama dengan melakukan langkah penghematan termasuk menekan pemakaian kendaraan dinas yang dinilai tidak perlu.

Bahkan, pihaknya mengarahkan ASN di lingkungan dinas menggunakan kendaraan pribadi hanya dalam berbagai kegiatan dengan skala prioritas guna menekan angka pengeluaran dan penggunaan bahan bakar, terlebih saat ini BBM kendaraan dinas ditanggung pribadi.

"Kami mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemkab Cianjur dan masyarakat menerapkan pola konsumsi energi yang lebih hemat, termasuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan dinas hanya untuk keperluan mendesak," katanya.

Berbagai upaya dalam menekan pengeluaran operasional akan dikurangi, seperti makan minum dan perjalanan dinas, karena harus menyesuaikan dengan kondisi saat ini di mana harga BBM non-subsidi telah dinaikkan pemerintah pusat.

Efisiensi operasional menjadi langkah penting termasuk di lingkungan Pemkab Cianjur agar beban pengeluaran akibat kenaikan harga BBM tidak terus membengkak, termasuk memarkir kendaraan dinas ketika tidak dipakai di lingkungan Setda Cianjur.

"Kita akan melakukan berbagai evaluasi terkait berbagai langkah dalam menekan kenaikan biaya operasional di masing-masing dinas, karena ada sejumlah dinas yang biaya operasionalnya harus ditambah seiring kenaikan BBM non subsidi," katanya.

Dia menjelaskan untuk operasional alat berat dan truk sampah milik dinas yang tetap harus beroperasi setiap hari cukup memberatkan sehingga kemungkinan akan dilakukan penambahan anggaran dalam beberapa waktu ke depan.

"Kita tidak dapat berbuat banyak karena kenaikan BBM non-subsidi sudah diberlakukan pemerintah pusat, kami didaerah harus melakukan berbagai langkah efisiensi anggaran terutama operasional," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.