Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jalur Padat Lebih Lancar, Koridor Sidoarjo – Surabaya – Gresik akan Dilengkapi Traffic Light Bersensor AI

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 13:43 WIB | Oleh:
Jalur Padat Lebih Lancar, Koridor Sidoarjo – Surabaya – Gresik akan Dilengkapi Traffic Light Bersensor AI Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
Ket. Kepala Dishub Jatim, Nyono menjelaskan ruas prioritas di Jawa Timur akan dilengkapi Intelligent Transportation System untuk distribusi kelancaran arus lebih rata, di Surabaya Jumat (12/6).

SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan Jatim akan mengembangkan Intelligent Transportation System pada sejumlah ruas prioritas. Sistem tersebut diharapkan akan mulai diaplikasikan tahun ini di Koridor 1 (Sidoarjo – Surabaya – Gresik) dengan penerapan Traffic Light yang dilengkapi sensor pintar atau berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk mengatur ritme lampu hijau berdasarkan kepadatan arus kendaraan. 

"Kami ingin di koridor satu nanti di apply sistem ini, salah satunya pada persimpangan terkordinasi. Nanti traffic light di persimpangan ini menggunakan sensor, bukan fase detik supaya jalan yang lebih padat nyala lampu hijaunya lebih lama," ungkap Kepala Dishub Jatim, Nyono, di Surabaya, Jumat (12/6).

Nyono menjelaskan, dengan begitu kelancaran arus lalu-lintas akan terdistribusi lebih proporsional karena jalur yang lebih padat mendapat prioritas melewati persimpangan tersebut, sedangkan untuk jalur yang sepi, sensor akan mengatur lampu hijau berganti ke lampu merah lebih cepat. 

Selain itu, pihaknya juga akan menerapkan sistem pintar tersebut untuk mendukung kelancaran waktu tempuh layanan Bus Trans Jatim di koridor Sidoarjo – Surabaya – Gresik dengan mode Bus Priority. 

"Sistem ini nanti juga akan mendukung Bus Priority, saat bus Trans Jatim mendekati persimpangan, sistem akan mendeteksi dan membuat lampu kuning menyala. Di saat bus sampai lima meter sebelum persimoangan lampu akan berubah hijau," ujarnya. 

Nyono menjelaskan dengan sistem tersebut Bus Trans Jatim tidak perlu menunggu terlalu lama di persimpangan sehingga perjalanan menjadi lebih efisien dan tepat waktu. Sementara itu, jalur dari arah lain akan otomatis mendapat sinyal merah untuk menghentikan kendaraan.

"Maka seluruh pengguna jalan juga akan mendapat keuntungan ketika ada Bus Trans Jatim, karena lampu merah akan otomatis berubah menjadi hijau. Dan masyarakat yang menggunakan angkutan umum akan merasa lebih diprioritaskan saat  sehingga dapat membangun paradigma bahwa transportasi umum lebih nyaman dan efisien,” ujarnya.

"Nanti ini semua akan dikombinasikan dengan 'Jalur Berkeselamatan', semua fasilitas keselamatan tersedia di jalur itu. Di luar negeri semua seperti itu, kombinasi Jalur Berkeselamatan dan Intelligent Transportation System," terangnya. 

Menurutnya, Dishub Jatkm akan melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota maupun pihak terkait karena penerapan sistem tersebut melibatkan jalan provinsi, jalan kabupaten, hingga jalan nasional. Koordinasi dilakukan untuk menghitung jumlah lampu merah dan kebutuhan sensor yang akan dipasang.

Jika dukungan anggaran memungkinkan, penerapan Bus Priority ditargetkan bisa mulai direalisasikan tahun ini.

Dia menilai penerapan Bus Priority menjadi bagian pengembangan layanan transportasi massal modern berbasis teknologi di Jawa Timur. Selain mempersingkat waktu perjalanan, sistem ini juga diharapkan mampu mengurangi kemacetan pada koridor padat lalu lintas.

Saat ini terdapat delapan koridor Bus Trans Jatim yang beroperasi di Jawa Timur. Rencana awal, sistem Bus Priority akan diterapkan di Koridor 1 Trans Jatim serta kawasan Malang Raya.

Adopsi sistem tersebut direncankan setelah pihaknya menghadiri pameran China Intelligent Transportation System (ITS) yang digelar di Kota Xiamen, Tiongkok pada bulan Mei.

Dalam forum tersebut, Nyono mempresentasikan inovasi Trans Jatim sekaligus mempelajari teknologi transportasi cerdas, termasuk sistem sensor dan integrasi AI untuk transportasi publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Indonesia-Arab Saudi Perluas Kerja Sama Sektor Transportasi

25 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Luar Negeri
Indonesia-Arab Saudi Perlua...
Megapolitan
Disperindag: Harga Komodita...

Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Purwokerto Mulai Naik

47 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Sejumlah Kebutuhan Po...
Ekonomi
Menkeu Purbaya Pastikan Tak...
Nasional
Kejati Sumbar Bantah Tuding...
DPR Usul Agar Pemerintah Susun Standar Nasional Pengasuhan di Pesantren untuk Cegah Kekerasan

DPR Usul Agar Pemerintah Susun Standar Nasional Pengasuhan di Pesantren untuk Cegah Kekerasan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.