Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPRD DKI Dorong Layanan Eksekutif RSUD Cengkareng Bisa Diakses Pasien BPJS

📅 Kamis, 16 Apr 2026, 17:20 WIB | Oleh:
DPRD DKI Dorong Layanan Eksekutif RSUD Cengkareng Bisa Diakses Pasien BPJS Doc: DPRD DKI Jakarta
Ket. Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Ramly HI Muhamad mengapresiasi inovasi layanan kesehatan Kanaya Executive Health yang dihadirkan RSUD Cengkareng. Layanan tersebut dinilai sebagai terobosan dalam meningkatkan standar mutu pelayanan publik di rumah sakit daerah.

JAKARTA - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Ramly HI Muhamad mengapresiasi inovasi layanan kesehatan Kanaya Executive Health yang dihadirkan RSUD Cengkareng. Layanan tersebut dinilai sebagai terobosan dalam meningkatkan standar mutu pelayanan publik di rumah sakit daerah.

Menurut Ramly, kehadiran layanan eksekutif ini menjadi bukti bahwa rumah sakit milik pemerintah daerah mampu menghadirkan pelayanan yang berkualitas dan terarah. Ia menilai Kanaya Executive Health sebagai salah satu keunggulan yang patut dikembangkan lebih lanjut.

Ramly bahkan mengaku telah merasakan langsung layanan tersebut saat berkunjung ke RSUD Cengkareng. Ia menyoroti pengalaman pasien yang dipandu secara menyeluruh selama proses pelayanan berlangsung.

"Dituntun dari ruangan ke ruangan. Pelayanan seperti ini yang diperlukan," ujarnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa peningkatan kualitas layanan tidak boleh hanya dinikmati oleh kalangan tertentu saja. Menurutnya, pelayanan dengan standar serupa perlu diperluas agar juga dapat dirasakan oleh masyarakat pengguna BPJS Kesehatan.

"Saya minta, setelah Kanaya Executive ini sukses, pelayanannya bisa diturunkan juga kepada masyarakat pengguna BPJS," katanya.

Ia bahkan berharap ke depan dapat hadir skema layanan khusus yang memungkinkan pengguna BPJS mendapatkan fasilitas dengan standar lebih tinggi. Hal ini dinilai penting untuk mendorong pemerataan kualitas layanan kesehatan di Jakarta.

Selain aspek pelayanan, Ramly juga memberikan apresiasi terhadap manajemen RSUD Cengkareng dalam mengelola keuangan secara mandiri melalui skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Pengelolaan tersebut dinilai mampu mendukung pemenuhan hak-hak tenaga kesehatan dan karyawan secara optimal.

Ia berharap keberhasilan layanan Kanaya Executive Health dapat menjadi contoh bagi rumah sakit daerah lainnya di Jakarta. Menurutnya, sistem pelayanan yang baik perlu direplikasi agar kualitas layanan kesehatan meningkat secara merata.

"Harus bisa menularkan sistem yang sama ke rumah sakit daerah lainnya," pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Cengkareng Lysbeth Regina Panjaitan menegaskan bahwa layanan Kanaya Executive Health bukan sekadar penambahan fasilitas premium. Program ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan rumah sakit secara menyeluruh.

Menurutnya, pendekatan layanan yang diusung berfokus pada pengalaman pasien yang lebih personal dan efisien. Sistem pelayanan juga telah didukung digitalisasi untuk meminimalkan waktu tunggu.

"Pengalaman pasien di layanan eksekutif ini kami buat secara personal, no waiting, dan sistemnya sudah terdigitalisasi," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa layanan ini menyasar berbagai segmen, mulai dari pasien umum hingga pengguna asuransi, termasuk korporasi. Namun demikian, pihaknya juga tengah berupaya membuka akses bagi peserta BPJS melalui skema layanan khusus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.