Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BGN Tegaskan Mayoritas SPPG Beroperasi Sesuai Standar

📅 Kamis, 16 Apr 2026, 03:08 WIB | Oleh: Tim Penulis

Menurut dia, BGN pada 2025 memiliki anggaran sekitar 6 triliun rupiah untuk pembangunan SPPG, namun realisasinya terbatas dan belum seluruhnya operasional.

Adapun SPPG yang telah berjalan secara nasional saat ini mencapai puluhan ribu unit dan seluruhnya dibangun melalui investasi masyarakat dan mitra.

Sementara itu, sejumlah pelajar dan mahasiswa asal Kabupaten Tangerang, Banten, meluncurkan inovasi teknologi sistem keamanan gizi bernama Si Amanzi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung pelaksanaan Program MBG.

Alat-alat pendeteksi keamanan gizi ini, dipamerkan di Perlombaan Teknologi Tepat Guna tingkat Kabupaten Tangerang yang diselenggarakan pemerintah daerah setempat pada Rabu.

Anggota Tim Riset Pos Pelayanan Teknologi Kecamatan Mauk, Alwan Azriel mengatakan, inovasi ini lahir sebagai respons atas maraknya kasus keracunan massal yang terjadi dalam penyelenggaraan Program MBG.

“Maka dari itu, alat kita ini fokus untuk membantu program pemerintah terkait MBG seperti itu,” ujar Alwan.

Ia menjelaskan, pengembangan sistem Si Amanzi ini memanfaatkan teknologi AI dari sejumlah developer yang populer di Indonesia.

Dimana proses riset berlangsung sekitar empat bulan, mencakup kajian jurnal ilmiah, observasi lapangan, hingga wawancara dengan penerima MBG dan para guru.

“Alat ini bekerja melalui serangkaian tahapan pemeriksaan yang terintegrasi menggunakan conveyor. Tahap pertama dimulai dengan sterilisasi wadah makan atau ompreng MBG menggunakan sinar ultraviolet (UV),” jelasnya.

Setelah itu, alat makan atau ompreng akan diisi makanan, kemudian kelayakan dan kandungan gizi menu tersebut dianalisis secara otomatis oleh kamera berteknologi AI yang mampu membaca kondisi makanan, kalori, serta nilai gizinya.

“Selain itu, kita juga melengkapi dengan sensor bau dan kelembapan. Sensor bau ini mendeteksi zat amonia dan metana yang kalau zat itu ada di makanan, berarti enggak laik,” paparnya.

Ia mengatakan, setelah seluruh proses pemeriksaan selesai, mesin akan mencetak stiker barcode dari teknologi tersebut yang memuat hasil uji keamanan gizi untuk kemudian ditempelkan pada setiap ompreng MBG. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Ditjen Imigrasi

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Ditjen Imigrasi

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.