Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rehabilitasi Mandek, Sawah Terdampak Bencana Diminta Pulih dalam 30 Hari

📅 Rabu, 15 Apr 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Rehabilitasi Mandek, Sawah Terdampak Bencana Diminta Pulih dalam 30 Hari Doc: istimewa
Ket. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman

JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana di Padang Pariaman, meski anggaran rehabilitasi telah tersedia sejak awal tahun. Dia menilai proses pemulihan di lapangan belum berjalan optimal.

Menurutnya, pemerintah pusat sebenarnya telah bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan sejak awal bencana. Namun, pelaksanaan di daerah masih terhambat oleh persoalan birokrasi dan lemahnya koordinasi, sehingga menghambat percepatan pemulihan sektor pertanian.

“Anggaran sudah ada sejak Januari di provinsi. Kami minta provinsi dan kabupaten segera kolaborasi menyelesaikan dalam waktu singkat. Tapi yang kami lihat di lapangan masih lambat,” kata Mentan Amran melalui keterangannya, Selasa (13/4).

Dia mengungkapkan, pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran besar untuk pemulihan di wilayah terdampak. Untuk rehabilitasi sawah rusak seluas sekitar 7.000 hektare di Sumatera Barat, seluruh pembiayaan menjadi tanggung jawab pemerintah.

“Khusus Sumatera Barat, bantuan dari Kementerian Pertanian mencapai 455 miliar rupiah. Jadi tidak ada alasan untuk lambat,” ujarnya.

Amran menilai lambannya penanganan lebih disebabkan oleh rantai birokrasi yang terlalu panjang serta lemahnya komunikasi antarlevel pemerintahan. Padahal, menurutnya, pencairan anggaran dari pusat telah dilakukan secara cepat begitu permintaan daerah disampaikan.

“Pusat begitu ada permintaan langsung kami cairkan. Tapi di bawah ini mungkin masih berproses terlalu lama. Ini yang harus diperbaiki,” katanya.

Atas kondisi tersebut, Mentan memberikan peringatan tegas kepada jajaran pemerintah daerah agar segera mempercepat pekerjaan di lapangan. Dia meminta seluruh proses rehabilitasi sawah dapat diselesaikan dalam waktu maksimal satu bulan.

Dia bahkan menekankan penanggung jawab kegiatan di lapangan harus memastikan pekerjaan berjalan tanpa jeda hingga tuntas. “Penanggung jawab jangan pulang sebelum selesai. Ini peringatan terakhir,” imbuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.