Pemprov DKI Gandeng Kemenkeu, Buka Beasiswa LPDP Jakarta untuk Warga dan Anak Betawi
📅 Senin, 13 Apr 2026, 19:03 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan program pengiriman 100 mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri melalui skema beasiswa LPDP Jakarta. Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan global bagi warga ibu kota.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa kuota tersebut akan dialokasikan secara khusus bagi anak Betawi dan warga asli Jakarta. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi kelompok masyarakat lokal untuk mengenyam pendidikan internasional.
"Pada tahap awal, kami akan mengirim kurang lebih 100 mahasiswa. Dari situ saya akan memberikan kuota untuk anak-anak Betawi dan anak Jakarta," ujar Pramono Anung.
Ia menegaskan, sebagai ibu kota negara, Jakarta memiliki tanggung jawab untuk memberikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh warganya. Program ini juga menjadi bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap pengembangan sumber daya manusia lokal.
"Sebagai ibu kota dan sesuai undang-undang, kita juga harus memberikan kesempatan bagi mereka untuk sekolah di luar negeri," lanjutnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pramono menjelaskan, rencana tersebut tengah dimatangkan melalui koordinasi intensif dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pusat. Sejumlah pertemuan telah dilakukan guna memastikan kesiapan skema program, termasuk aspek teknis dan pendanaan.
"Mengenai LPDP, saya sudah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan LPDP pusat. Minggu ini juga ada jajaran Balai Kota merumuskan bagaimana LPDP ini bisa dilakukan dan sudah ada jalan keluar," jelasnya.
Ia menekankan bahwa pelaksanaan program ini tidak dapat dilakukan secara mandiri oleh Pemprov DKI Jakarta. Kolaborasi dengan pemerintah pusat menjadi kunci utama agar program berjalan optimal dan sesuai regulasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain skema LPDP, Pemprov DKI Jakarta sebelumnya telah memiliki program bantuan pendidikan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Kedua program tersebut bahkan telah diperluas hingga jenjang pendidikan S2 dan S3.
Namun demikian, untuk studi ke luar negeri, skema LPDP dinilai menjadi jalur yang paling tepat. Program ini akan diintegrasikan dengan kebijakan daerah agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas, khususnya oleh masyarakat Betawi.
"Baik KJP maupun KJMU sekarang sudah bisa untuk S2 dan S3. Tetapi, untuk ke luar negeri memang harus melalui LPDP yang akan diatur oleh Pemerintah DKI Jakarta bekerja sama dengan LPDP Kementerian Keuangan," tutup Pramono.
Program ini diharapkan mampu mencetak generasi unggul Jakarta yang memiliki daya saing global. Ke depan, lulusan program ini juga diharapkan dapat kembali dan berkontribusi dalam pembangunan kota.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!