Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Bogor Tata dan Tertibkan PKL di Kawasan Surya Kencana

📅 Minggu, 12 Apr 2026, 15:51 WIB | Oleh:
Pemkot Bogor Tata dan Tertibkan PKL di Kawasan Surya Kencana Doc: ANTARA/HO-Pemkot Bogor
Ket. Wali Kota Bogor Dedie A Rachim pada penataan di Jalan Surya Kencana, Kota Bogor, Jawa Barat.

KOTA BOGOR -- Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, terus melakukan penertiban dan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Surya Kencana, meskipun ada tantangan berupa keberadaan PKL asal luar kota yang beraktivitas di sejumlah titik.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim di Kota Bogor, Sabtu, mengatakan penertiban terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan kawasan, sekaligus menindaklanjuti laporan masyarakat.

“Ini bagian dari upaya kami. Tidak mudah, tetapi Insya Allah, kami konsisten dan bisa. Kami mengontrol hasil penertiban yang selama ini dilakukan,” ujar Dedie.

Berdasarkan laporan yang diterima, kata dia, masih terdapat oknum yang mencoba memanfaatkan situasi dengan kembali berjualan di area yang telah ditertibkan.

Dedie menegaskan penataan kawasan Surya Kencana merupakan langkah serius dalam membenahi wajah Kota Bogor, sekaligus mendukung program Presiden Prabowo terkait Gerakan Indonesia ASRI  (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).“Upaya ini tidak mudah, tetapi kita lakukan secara konsisten sebagai bagian dari dukungan terhadap Program ASRI,” katanya.

Usai peninjauan, Pemkot Bogor menggelar rapat pimpinan yang dipimpin Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin bersama jajaran perangkat daerah untuk memperkuat langkah penataan di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut Jenal mengimbau para pedagang agar tidak lagi berjualan di badan jalan maupun trotoar, khususnya di Jalan Pedati, Jalan Bata, Jalan Lawang Saketeng, dan sekitarnya.

“Saya memaklumi bahwa berniaga untuk mencari nafkah adalah hal yang sah. Namun ada mekanisme serta lokasi yang telah diatur. Pemkot Bogor tidak mungkin melakukan penertiban tanpa memberikan solusi,” ujar Jenal.

Ia juga menyampaikan hasil pendataan yang menunjukkan sebagian besar PKL di kawasan tersebut berasal dari luar Kota Bogor. Kondisi ini dinilai turut memengaruhi kebersihan dan ketertiban kawasan karena rendahnya rasa memiliki terhadap lingkungan.

Meski demikian Pemkot Bogor memastikan penataan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis serta penyediaan alternatif lokasi bagi para pedagang.

Sebagai bagian dari pemerintah daerah, pihaknya berkewajiban menjaga ketertiban kota demi kepentingan masyarakat luas. “Namun saya orang Bogor, digaji oleh warga Bogor, maka saya wajib menertibkan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Cuaca Panas Ekstrem Bayangi...
Luar Negeri
Aturan Baru Afghanistan: PN...

Revolusi Flamingo Guncang Albania

35 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Revolusi Flamingo Guncang A...

Asik, Sekarang di Aston Sentul Ada EV Charging Station 

36 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Wisata
Asik, Sekarang di Aston Sen...
Nasional
Paradigma Baru Unhan: Ketah...
Nasional
Presiden Terima Surat Keper...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jadwal Lengkap Konser Musik di Jakarta Fair Kemayoran PRJ 2026

Jadwal Lengkap Konser Musik di Jakarta Fair Kemayoran PRJ 2026

09 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.