Iran Tegaskan akan Cegah Kapal Perang Melintasi Selat Hormuz
📅 Minggu, 12 Apr 2026, 10:50 WIB | Oleh: Tim PenulisTEHERAN - Iran akan “secara tegas” mencegah setiap upaya kapal perang untuk melintasi Selat Hormuz, demikian pernyataan Komando Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
“Setiap upaya kapal perang untuk melintasi Selat Hormuz akan dicegah secara tegas. Angkatan Laut IRGC saat ini memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz. Hanya kapal sipil yang diizinkan melintas dengan kondisi tertentu,” demikian pernyataan tersebut seperti dikutip kantor berita Iran, Fars.
IRGC juga membantah laporan mengenai kapal perang Amerika Serikat (AS) yang disebut-sebut melintasi Selat Hormuz.
Sebelumnya, Sabtu (11/4), kantor berita Fars melaporkan bahwa Angkatan Bersenjata Iran memantau posisi kapal perusak Angkatan Laut AS yang berangkat dari pelabuhan Fujairah menuju Selat Hormuz. Seluruh aktivitas kapal tersebut dilaporkan kepada delegasi Iran di Islamabad, yang kemudian meneruskannya kepada pihak AS melalui perantara Pakistan.
Menurut Fars, Iran telah mengeluarkan peringatan kepada kapal perusak tersebut dan juga menyampaikan secara langsung kepada perantara Pakistan bahwa kapal itu akan menjadi sasaran serangan dalam waktu 30 menit jika tetap melanjutkan perjalanan, yang dapat merusak proses negosiasi Iran-AS.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada Sabtu, Iran dan Amerika Serikat memulai pembicaraan di Islamabad setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu dengan Teheran pada malam 8 April.
Hingga berita ini dilaporkan, pembicaraan tersebut telah berlangsung lebih dari delapan jam. Putaran ketiga negosiasi itu juga masih berlangsung. Seperti yang dilaporkan televisi milik Pemerintah Iran, salah satu hal utama yang menjadi perselisihan antara delegasi Iran dan AS adalah soal Selat Hormuz.
Delegasi Iran dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf, serta mencakup Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, Ketua Dewan Keamanan Nasional Ali Akbar Ahmadian, dan Gubernur Bank Sentral Abdolnaser Hemmati.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, delegasi AS dipimpin oleh Wakil Presiden J.D. Vance, dengan turut melibatkan utusan khusus Presiden Donald Trump, Steve Witkoff, serta menantu presiden, Jared Kushner.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!