Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Iran Tegaskan akan Cegah Kapal Perang Melintasi Selat Hormuz

📅 Minggu, 12 Apr 2026, 10:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Iran Tegaskan akan Cegah Kapal Perang Melintasi Selat Hormuz Doc: ANTARA/Xinhua
Ket. Tentara Iran berpatroli di Selat Hormuz, Iran selatan, Selasa (30/4/2019).

TEHERAN - Iran akan “secara tegas” mencegah setiap upaya kapal perang untuk melintasi Selat Hormuz, demikian pernyataan Komando Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

“Setiap upaya kapal perang untuk melintasi Selat Hormuz akan dicegah secara tegas. Angkatan Laut IRGC saat ini memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz. Hanya kapal sipil yang diizinkan melintas dengan kondisi tertentu,” demikian pernyataan tersebut seperti dikutip kantor berita Iran, Fars.

IRGC juga membantah laporan mengenai kapal perang Amerika Serikat (AS) yang disebut-sebut melintasi Selat Hormuz.

Sebelumnya, Sabtu (11/4), kantor berita Fars melaporkan bahwa Angkatan Bersenjata Iran memantau posisi kapal perusak Angkatan Laut AS yang berangkat dari pelabuhan Fujairah menuju Selat Hormuz. Seluruh aktivitas kapal tersebut dilaporkan kepada delegasi Iran di Islamabad, yang kemudian meneruskannya kepada pihak AS melalui perantara Pakistan.

Menurut Fars, Iran telah mengeluarkan peringatan kepada kapal perusak tersebut dan juga menyampaikan secara langsung kepada perantara Pakistan bahwa kapal itu akan menjadi sasaran serangan dalam waktu 30 menit jika tetap melanjutkan perjalanan, yang dapat merusak proses negosiasi Iran-AS.

Pada Sabtu, Iran dan Amerika Serikat memulai pembicaraan di Islamabad setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu dengan Teheran pada malam 8 April.

Hingga berita ini dilaporkan, pembicaraan tersebut telah berlangsung lebih dari delapan jam. Putaran ketiga negosiasi itu juga masih berlangsung. Seperti yang dilaporkan televisi milik Pemerintah Iran, salah satu hal utama yang menjadi perselisihan antara delegasi Iran dan AS adalah soal Selat Hormuz.

Delegasi Iran dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf, serta mencakup Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, Ketua Dewan Keamanan Nasional Ali Akbar Ahmadian, dan Gubernur Bank Sentral Abdolnaser Hemmati.

Sementara itu, delegasi AS dipimpin oleh Wakil Presiden J.D. Vance, dengan turut melibatkan utusan khusus Presiden Donald Trump, Steve Witkoff, serta menantu presiden, Jared Kushner.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Nama Raffi Ahmad Muncul di Kasus Korupsi Bea Cukai, KPK: Betul!

Nama Raffi Ahmad Muncul di Kasus Korupsi Bea Cukai, KPK: Betul!

09 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.