Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sempat Lumpuh Total Pasca-Penembakan Pilot, 11 Bandara di Papua Akhirnya Berani Buka Lagi

📅 Jumat, 10 Apr 2026, 02:35 WIB | Oleh:
Sempat Lumpuh Total Pasca-Penembakan Pilot, 11 Bandara di Papua Akhirnya Berani Buka Lagi Doc: ANTARA/Harianto
Ket. Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dalam bincang bersama awak media di Jakarta, Kamis (9/4) malam.

JAKARTA - Setelah sempat terhenti akibat insiden keamanan yang tragis, konektivitas udara di wilayah pedalaman Papua kini kembali pulih. Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa 11 bandara serta lapangan terbang perintis yang sebelumnya ditutup pasca-insiden penembakan pilot dan kopilot pada Februari lalu, kini telah beroperasi secara normal.

"Sudah dibuka kok, sudah dibuka, sudah dibuka," kata Menhub saat dikonfirmasi dalam bincang bersama awak media di Jakarta, Kamis malam.

Penutupan sementara bandara-bandara tersebut sebelumnya dilakukan pemerintah sebagai langkah pengamanan menyusul insiden penembakan yang menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan penerbangan di sejumlah wilayah terpencil Papua. Insiden penembakan saat itu terjadi pada Kamis (11/2).

Dudy menegaskan seluruh bandara yang terdampak kini telah dibuka kembali setelah adanya jaminan keamanan dari aparat yang memastikan aktivitas penerbangan dapat berlangsung dengan aman dan terkendali.

"Karena memang ada jaminan keamanan dari aparat," ujar Menhub.

Ia juga menyampaikan pemerintah terus melakukan koordinasi intensif dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) guna menjaga stabilitas keamanan di sekitar bandara perintis tersebut secara berkelanjutan.

Menurut dia, dengan dibukanya kembali seluruh bandara tersebut, konektivitas transportasi udara di Papua dapat pulih sehingga mobilitas masyarakat serta distribusi logistik kembali berjalan lancar tanpa gangguan berarti.

"Iya sudah dibuka, sudah dibuka. Nggak ada masalah. Memang kita koordinasi terus dengan pihak keamanan, TNI dan Polri," ucap Menhub.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menutup sementara 11 bandara perintis di wilayah Papua sebagai langkah preventif setelah insiden penembakan pilot dan kopilot, guna memastikan keselamatan penerbangan dan keamanan operasional bandara.

Penutupan 11 bandara dan lapangan terbang perintis dilakukan menyikapi kejadian penembakan pesawat Smart Cakrawala Aviation yang mengakibatkan pilot dan kopilot pesawat perintis itu meninggal dunia.

Dalam insiden yang terjadi pada 11 Februari 2026 itu, pilot dan kopilot pesawat perintis meninggal dunia diduga akibat ditembak di wilayah Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan.

Ke-11 bandara perintis itu meliputi Satpel Koroway Batu, Bandara Bomakia, Satpel Yaniruma, Satpel Manggelum, Lapter Kapiraya, Lapter Iwur, Lapter Faowi, Lapter Dagai, Lapter Aboy, Lapter Teraplu, dan Lapter Beoga.

Selain itu, terdapat lima bandara dengan situasi rawan terkendali namun terdapat pengamanan dari aparat TNI/Polri, sehingga operasional penerbangan dapat dilaksanakan dengan tetap memperhatikan perkembangan kondisi daerahnya.

Kelima bandara itu meliputi Bandara Kiwirok, Bandara Moanamani, Satpel Sinak di Ilaga, Satpel Agandugume di Ilaga dan Bandara Illu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IHSG Pagi Ini Bergerak Naik...

Pramono Ungkap Penyebab Macet di Cakung-Cilincing

41 menit yang lalu | Lili Lestari

Megapolitan
Pramono Ungkap Penyebab Mac...

Harga Cabai Rawit Rp95.000/Kg, Telur Ayam Rp35.000/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp95.000/...
Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.