Rekor Baru KAI: Penumpang Tembus 128 Juta di Triwulan I 2026 Naik 10 Persen
📅 Jumat, 10 Apr 2026, 15:00 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Group mencatat lonjakan jumlah penumpang pada Triwulan I 2026 dengan total mencapai 128.055.072 pelanggan. Angka ini meningkat 9,97 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 116.451.006 pelanggan.
Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari. Mulai dari perjalanan rutin hingga momen musiman seperti mudik Lebaran turut mendorong pertumbuhan ini.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa tren positif ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan perkeretaapian. Ia menilai kereta api kini semakin relevan dengan berbagai kebutuhan perjalanan masyarakat.
"Kereta api semakin memikat masyarakat karena mampu menjawab kebutuhan perjalanan yang beragam. Dari aktivitas harian hingga perjalanan antarkota, semuanya terhubung dalam satu sistem layanan yang kini semakin terintegrasi," ujar Anne.
Layanan kereta api jarak jauh dan lokal mencatat pertumbuhan signifikan dengan jumlah pelanggan mencapai 14.515.350 orang. Angka ini naik 18,40 persen dibandingkan 12.261.632 pelanggan pada Triwulan I tahun sebelumnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Momentum Lebaran menjadi salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan tersebut. Selain itu, tren perjalanan diperkirakan akan kembali meningkat pada periode libur panjang dan akhir tahun.
Di sisi lain, layanan KAI Commuter masih menjadi tulang punggung transportasi harian masyarakat dengan total 101.382.889 pelanggan. Jumlah ini meningkat 8,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Setiap hari, jutaan masyarakat di berbagai kota mengandalkan Commuter Line untuk berpindah dari rumah ke tempat kerja, sekolah dan kembali lagi," jelas Anne.
Sebaiknya Anda baca juga:
Layanan LRT Jabodebek juga mencatat pertumbuhan tinggi dengan 7.754.946 pelanggan atau naik 22,10 persen. Hal ini menunjukkan meningkatnya kebutuhan transportasi terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta.
Selain itu, layanan KAI Bandara melayani 1.755.275 pelanggan atau tumbuh 8,48 persen dibanding tahun sebelumnya. Layanan ini menghubungkan berbagai kota dengan bandara utama seperti Kualanamu dan Yogyakarta International Airport.
"Di Medan, KA Srilelawangsa menghubungkan masyarakat dengan Bandara Kualanamu. Di Yogyakarta, KA Bandara YIA membawa penumpang menuju kawasan wisata dan pusat aktivitas," tukas Anne.
LRT Sumatera Selatan turut mencatat peningkatan dengan 1.084.242 pelanggan atau naik 7,38 persen. Layanan ini menjadi penghubung penting antara Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II dan kawasan Jakabaring.
Kereta cepat Whoosh juga melayani 1.408.815 pelanggan dengan pertumbuhan 4,07 persen. Kehadirannya membuat perjalanan Jakarta–Bandung menjadi lebih singkat dan efisien.
Di wilayah timur Indonesia, KA Makassar - Parepare menunjukkan pertumbuhan paling tinggi dengan kenaikan 66,45 persen menjadi 75.421 pelanggan. Hal ini menandakan semakin diterimanya layanan kereta api di kawasan tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!