Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dompet Dhuafa Bantu Nelayan: 31 Penerima Manfaat di Aceh Tamiang Dapat Perahu Hingga Modal

📅 Jumat, 10 Apr 2026, 17:35 WIB | Oleh:
Dompet Dhuafa Bantu Nelayan: 31 Penerima Manfaat di Aceh Tamiang Dapat Perahu Hingga Modal Doc: Istimewa
Ket. Dompet Dhuafa melalui program Indonesia Berdaya menggulirkan bantuan pemulihan ekonomi bagi nelayan terdampak bencana di Aceh Tamiang. Sebanyak 31 nelayan yang tergabung dalam Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Maju Bersama menerima dukungan untuk kembali menjalankan aktivitas ekonomi.

JAKARTA - Dompet Dhuafa melalui program Indonesia Berdaya menggulirkan bantuan pemulihan ekonomi bagi nelayan terdampak bencana di Aceh Tamiang. Sebanyak 31 nelayan yang tergabung dalam Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Maju Bersama menerima dukungan untuk kembali menjalankan aktivitas ekonomi.

Penyaluran bantuan dilakukan di Kecamatan Manyak Payed pada 8 April 2026 sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana. Program ini difokuskan untuk mengembalikan mata pencaharian nelayan yang sempat terhenti akibat bencana.

Bantuan yang diberikan mencakup tujuh unit perahu, 800 alat tangkap kepiting, serta 15 jaring belanak lengkap dengan ambe. Selain itu, para nelayan juga mendapatkan dukungan modal kerja guna memperkuat keberlanjutan usaha mereka.

Direktur Program Pemberdayaan Dompet Dhuafa, Anna Rahmawati, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan komitmen lembaga dalam mendukung pemulihan ekonomi masyarakat. Ia menekankan pentingnya mengembalikan siklus mata pencaharian agar nelayan dapat kembali memenuhi kebutuhan hidup.

"Semoga bantuan yang bersumber dari dana zakat ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya oleh nelayan penerima manfaat. Semua ini adalah titipan dari donatur Dompet Dhuafa yang berharap masyarakat penyintas bencana Sumatera dapat segera pulih, bangkit, dan berdaya," ujar Anna.

Pemerintah daerah setempat turut mengapresiasi langkah Dompet Dhuafa dalam membantu masyarakat. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu percepatan pemulihan sektor ekonomi yang terdampak bencana.

"Aceh Tamiang pasca bencana, kita yang terparah. Pemerintahan lumpuh. Polres, Kodim, Kejaksaan, semua terimbas. Dompet Dhuafa menjadi salah satu relawan pendukung kami di masa-masa sulit. Bantuan ini sungguh sangat membantu masyarakat untuk segera bangkit dan melanjutkan hidupnya kembali," ujar Yunus S.P selaku Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Aceh Tamiang.

Rasa syukur juga disampaikan oleh para penerima manfaat yang kini dapat kembali melaut. Bantuan tersebut dinilai menjadi titik awal kebangkitan setelah kehilangan alat produksi akibat bencana.

"Pertama kali Nelayan dapat kabar bahwa akan dibantu oleh Dompet Dhuafa, kami rasanya seperti mimpi. Sekarang nelayan bisa mencari ikan kembali. Memiliki harapan untuk terus melanjutkan hidup bersama keluarganya masing-masing. Alhamdulillah mata pencaharian kami sudah kembali. Ribuan terima kasih mungkin tidak cukup untuk membalas kebaikan para donatur melalui Dompet Dhuafa, kami sangat bersyukur sekali," ujar Zainal Abidin.

Penyerahan bantuan ini turut disaksikan oleh berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga tokoh masyarakat setempat. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

Dompet Dhuafa menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pendayagunaan dana zakat yang disalurkan secara tepat sasaran. Sebelumnya, dilakukan asesmen kebutuhan agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kondisi masyarakat terdampak.

Ke depan, program pemberdayaan ekonomi seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong masyarakat agar kembali mandiri dan berdaya setelah terdampak bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.