Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

1.620 KK Korban Banjir di Aceh Utara Dapat DTH Sambil Menunggu Huntap

📅 Kamis, 30 Apr 2026, 21:57 WIB | Oleh:
1.620 KK Korban Banjir di Aceh Utara Dapat DTH Sambil Menunggu Huntap Doc: ANTARA/HO-Jubir Aceh Utara
Ket. Juru bicara Pemerintah Aceh Utara, Muntasir Ramli

BANDA ACEH - Sebanyak 1.620 Kepala Keluarga (KK) penyintas banjir bandang dan tanah longsor yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara menerima dana tunggu hunian (DTH) seraya menunggu pembangunan Hunian tetap (Huntap).

“Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil hari ini telah menyerahkan secara simbolis kepada penyintas banjir dan selanjutnya proses pencairan dilakukan langsung ke rekening masing-masing penerima manfaat melalui Bank Syariah Indonesia (BSI),” kata Juru bicara Pemerintah Aceh Utara, Muntasir Ramli dihubungi dari Banda Aceh, Kamis.

Adapun seribuan penyintas banjir yang menerima DTH tersebut tersebar di Kecamatan Baktiya, Baktiya Barat, Bandar Baro, Dewantara, Langkahan, Meurah Mulia, Muara Batu, Nibong, Nisam, Sawang, Seuneddon, Syamtalira Aron, Tanah Jambo Aye dan Tanah Luas.

Ia menyebutkan total anggaran yang dialokasikan untuk penyaluran DTH bagi penyintas banjir di 14 kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara tersebut dengan total Rp2,9 miliar dengan masing-masing kepala keluarga menerima Rp1,8 juta untuk alokasi tiga bulan atau sebesar Rp600 ribu per bulan. 

Sementara untuk kecamatan lainnya masih dalam proses usulan dan akan diberikan pada tahap selanjutnya.

Muntasir menambahkan, pemerintah membuka dua opsi kepada penyintas bencana banjir saat dilakukan pendataan pascabencana yakni tinggal di Hunian sementara (Huntara) atau opsi kedua tinggal di tempat sewa akan diberikan DTH sebesar Rp600 ribu per bulan.

Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Aceh Utara pada akhir November 2025 mengakibatkan 696 gampong/desa di 25 kecamatan terdampak bencana tersebut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.