Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rupiah Hari Ini Tertekan, Pasar Wait and See: Gencatan Senjata AS-Iran Masih Abu-abu

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 17:57 WIB | Oleh: Tim Penulis

Bahkan, sebagaimana dilaporkan Sputnik, Wakil Presiden AS JD Vance pada Rabu (8/4) kemudian mengatakan penghentian permusuhan di Lebanon bukan bagian dari kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran dan menyebut isu tersebut sebagai “kesalahpahaman”.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan bahwa penghentian konflik di Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan karena keterlibatan kelompok Hizbullah. Trump menilai situasi di negara itu merupakan bagian dari “bentrokan terpisah.”

“Meskipun terdapat perkembangan positif berupa kesepakatan gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran, pasar menilai dampaknya masih bersifat sementara dan belum mampu memberikan sentimen risk-on yang kuat,” ungkap Tiffani.

Dia menegaskan bahwa tekanan utama berasal dari ketidakpastian di kawasan Asia Barat, khususnya terkait Selat Hormuz yang belum sepenuhnya kembali normal.

Kondisi ini dinilai menjaga harga minyak tetap tinggi dan meningkatkan kekhawatiran inflasi global, sehingga mendorong penguatan dolar AS dan menekan rupiah.

“Sementara itu, dari sisi domestik, sentimen terhadap rupiah masih cenderung terbatas. Beberapa faktor seperti melambatnya kinerja ekspor, tekanan terhadap cadangan devisa akibat intervensi, serta kekhawatiran terhadap fiskal dan defisit anggaran turut menahan penguatan rupiah,” kata dia.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah ke level Rp17.082 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.009 per dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.