Hati-hati! Kurang Tidur Ternyata Bisa Meningkatkan Risiko Hipertensi, Termasuk pada Orang Muda
📅 Minggu, 17 Mei 2026, 13:55 WIB | Oleh: Lili LestariTidur berperan penting dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk kesehatan fisik, stabilitas emosional, kinerja kognitif, dan kekuatan sistem kekebalan tubuh.
Selama tidur, tubuh menjalani proses perbaikan dan pemulihan, mengkonsolidasikan ingatan, dan mengatur hormon. Tidur yang cukup juga merupakan faktor penting dalam mengatur tekanan darah.
Studi menunjukkan bahwa orang yang tidur kurang dari 7 jam per malam secara teratur berisiko lebih tinggi terkena tekanan darah tinggi, termasuk orang yang lebih muda.
Bagaimana kurang tidur dapat meningkatkan tekanan darah?
Mengutip NDTV, saat tidur terjadi fenomena normal yang disebut penurunan tekanan darah nokturnal, detak jantung dan tekanan darah turun 10-20% untuk memungkinkan jantung dan pembuluh darah beristirahat dan pulih.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kurang tidur mengganggu proses penurunan normal ini, membuat jantung terus-menerus stres. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidur kurang dari 6 jam per hari mengalami peningkatan risiko tekanan darah tinggi antara 20-32% dibandingkan dengan mereka yang tidur 7-8 jam. Peningkatan kortisol dan adrenalin, kadar hormon stres, menyebabkan peningkatan penyempitan pembuluh darah dan detak jantung.
Selain itu, kurang tidur dapat menyebabkan resistensi insulin dan peradangan. Seiring waktu, hal ini menyebabkan melemahnya dinding arteri, membuatnya lebih kaku dan kurang elastis. Kekakuan ini menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah melalui arteri, sehingga meningkatkan tekanan darah. Ditambah lagi, insomnia dapat mengganggu fungsi pengaturan normal hormon yang mengontrol asupan garam dan nafsu makan.
Ada beberapa faktor lain yang juga dapat berkontribusi pada masalah tersebut, termasuk bekerja shift, menggunakan perangkat layar, dan mengalami tingkat stres yang tinggi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jika Anda ingin kesehatan jantung tetap terjaga, Anda harus memperhatikan pola tidur. Pastikan Anda mendapatkan setidaknya 7-9 jam tidur berkualitas setiap hari, pertahankan konsistensi waktu tidur dan bangun setiap hari, dan jangan abaikan tanda-tanda gangguan tidur seperti mendengkur atau insomnia.
Tips untuk Meningkatkan Kualitas Tidur
- Tidurlah dan bangunlah pada waktu yang sama setiap hari, bahkan di akhir pekan, untuk mengatur jam internal tubuh Anda.
- Lakukan aktivitas yang menenangkan sebelum tidur, seperti membaca, mandi air hangat, atau mempraktikkan teknik relaksasi seperti meditasi atau pernapasan dalam.
- Kurangi paparan layar dari TV, komputer, dan ponsel pintar setidaknya satu jam sebelum tidur, karena cahaya biru yang dipancarkan dapat mengganggu kualitas tidur.
- Pastikan kamar tidur Anda gelap, tenang, dan sejuk. Investasikan uang Anda untuk membeli kasur dan bantal yang nyaman.
- Hindari kafein dan makanan berat menjelang waktu tidur. Sebagai gantinya, pilihlah camilan ringan jika Anda lapar sebelum tidur.
- Lakukan aktivitas fisik secara teratur, tetapi hindari olahraga berat menjelang waktu tidur, karena dapat mengganggu tidur.
- Lakukan latihan mindfulness, yoga, atau konsultasikan dengan profesional jika stres memengaruhi kemampuan Anda untuk tidur.
- Meskipun tidur siang singkat dapat bermanfaat, tidur terlalu lama di siang hari dapat memengaruhi kualitas tidur malam Anda.
Dengan memprioritaskan tidur dan menerapkan strategi-strategi ini, Anda dapat secara signifikan meningkatkan kualitas tidur dan membantu mengelola tekanan darah Anda secara efektif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!