Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jepang Berupaya Tingkatkan Anggota Pasukan Perempuan

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 02:20 WIB | Oleh:
Jepang Berupaya Tingkatkan Anggota Pasukan Perempuan Doc: AFP/Kazuhiro NOGI
Ket. Para siswa di Akademi Pertahanan Nasional Jepang sedang berpartisipasi dalam sebuah parade di Yokosuka, Prefektur Kanagawa pada Minggu (5/4) lalu. Pada Rabu (8/4), Kementerian Pertahanan menyatakan bahwa Jepang ingin meningkatkan jumlah perempuan di militer secara signifikan pada pertengahan tahun 2030-an.

TOKYO - Jepang ingin meningkatkan jumlah perempuan di militer secara signifikan pada pertengahan tahun 2030-an. Hal itu dikatakan Kementerian Pertahanan ketika Jepang berjuang untuk meyakinkan generasi muda untuk mendaftar wajib militer.

“Berdasarkan target baru yang ditetapkan tahun ini, anggota pasukan perempuan harus berjumlah 13 persen di Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) pada bulan Maret 2036, naik dari 9 persen saat ini,” kata kementerian tersebut.

Dorongan perekrutan ini dilakukan ketika kementerian berjanji untuk memperbaiki kondisi personel perempuan setelah skandal pelecehan seksual yang dilaporkan secara luas.

Kementerian Pertahanan Jepang berencana untuk mendorong keterlibatan aktif personel perempuan, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan kepada AFP, menekankan perlunya keseimbangan kehidupan kerja.

Sebelumnya dilaporkan bahwa Tokyo telah meningkatkan belanja pertahanan dan mencoba memikat lebih banyak talenta ke angkatan bersenjatanya, seiring dengan meningkatnya kecemasan terhadap ambisi teritorial Tiongkok di wilayah tersebut.

Namun karena kondisi tugas yang amat berbahaya, gaji yang rendah, dan usia pensiun muda sekitar 56 tahun tidak menguntungkan bagi generasi muda Jepang, kata para pejabat dan pakar. Sementara tingkat kelahiran yang rendah di Jepang, menyusutnya populasi dan ketatnya pasar tenaga kerja, juga mempersulit perekrutan, menyebabkan 10 persen dari sekitar 250.000 posisi angkatan kerja tidak terisi.

“Meningkatkan jumlah personel SDF perempuan akan membantu membawa lebih banyak variasi perspektif ke misi kami, seperti operasi bantuan bencana dan kegiatan lain yang melibatkan interaksi langsung dengan publik," kata kementerian pertahanan Jepang. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

AS Membom Dua Lokasi di Iran dalam Serangan Balasan terbaru

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
AS Membom Dua Lokasi di Ira...

Gempa Bumi Venezuela: Korban Tewas Capai Lebih dari 1.400 Orang

4 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gempa Bumi Venezuela: Korba...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Balap Kapal dan Lomba Mancing untuk Meriahkan HUT Polri di Kepulauan Seribu

Balap Kapal dan Lomba Mancing untuk Meriahkan HUT Polri di Kepulauan Seribu

27 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.