Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Afghanistan-Pakistan Sepakat Hindari Eskalasi

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Afghanistan-Pakistan Sepakat Hindari Eskalasi Doc: AFP/PEDRO PARDO
Ket. Mao Ning

BEIJING - Pakistan dan Afghanistan telah sepakat untuk menghindari eskalasi konflik bersenjata mereka, selama perundingan  yang diselenggarakan oleh Tiongkok dalam beberapa hari terakhir, kata Beijing pada Rabu (8/4).

Kedua negara tetangga dan mantan sekutu ini terlibat dalam konfrontasi kekerasan terkait klaim dari Islamabad bahwa Afghanistan melindungi militan yang bertanggung jawab atas serangan lintas batas, yang dibantah oleh pemerintah Taliban.

Ketegangan meningkat tajam pada akhir Februari lalu ketika serangan udara Pakistan diikuti oleh serangan darat Afghanistan, dan Islamabad menyatakan perang terbuka.

Pada 16 Maret, serangan Pakistan terhadap sebuah rumah sakit di Kabul menewaskan ratusan warga sipil, memicu kecaman internasional dan memperbarui seruan untuk melakukan pembicaraan guna mengakhiri konflik.

"Perwakilan dari Tiongkok, Afghanistan dan Pakistan, telah mengadakan pertemuan informal selama sepekan di Urumqi, Xinjiang, dari tanggal 1 hingga 7 April," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, pada Rabu.

“Ketiga delegasi tersebut terlibat dalam diskusi yang jujur dan pragmatis dalam suasana yang positif," kata Mao pada konferensi pers rutin di Beijing.

Komitmen Bilateral

Menurut juru bicara tersebut, Afghanistan dan Pakistan menyatakan komitmen mereka untuk menyelesaikan perbedaan mereka sesegera mungkin dan mewujudkan kembalinya hubungan bilateral yang normal, serta sepakat untuk tidak mengambil tindakan apa pun yang akan memperburuk atau memperumit situasi.

Para diplomat dari Pakistan dan Afghanistan telah melaporkan adanya pembicaraan yang diselenggarakan oleh Tiongkok pekan lalu, tetapi Beijing belum mengkonfirmasinya.

Gencatan senjata yang diterapkan selama liburan Idul Fitri, yang menandai berakhirnya bulan puasa Ramadhan bagi umat Muslim, berakhir pada tanggal 24 Maret.

Perbatasan darat antara Pakistan dan Afghanistan hampir sepenuhnya ditutup selama pertempuran, yang mengakibatkan konsekuensi ekonomi yang signifikan. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Daerah
Pascagempa, Jam Belajar Sis...

Latihan Gabungan TNI dan ADF

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Latihan Gabungan TNI dan ADF
Nasional
Aksi Penyampaian Aspirasi B...
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.