Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Ungkap Jambret Modus Ojol di Denpasar Barat, Bali

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 08:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polisi Ungkap Jambret Modus Ojol di Denpasar Barat, Bali Doc: ANTARA
Ket. Kapolsek Denpasar Barat Kompol Ni Wayan Adyani Prabawati memberikan keterangan terkait pengungkapan kasus jambret saat konferensi pers di Denpasar, Bali, Selasa (7/4/2026).

DENPASAR - Kepolisian Sektor Denpasar Barat mengungkap aksi penjambretan dengan modus menyamar sebagai ojek daring (online) di Jalan Pulau Galang, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat.

Kasus ini ditangani oleh Polsek Denpasar Barat setelah menerima laporan korban dengan nomor LP/B/35/IV/2026/SPKT pada 4 April 2026.

Kapolsek Denpasar Barat Kompol Ni Wayan Adyani Prabawati saat konferensi pers di Denpasar, Bali, Selasa, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 sekitar pukul 16.30 Wita di depan sebuah rumah di Jalan Pulau Galang, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat.

Korban diketahui bernama Rikha Gunawan (50) yang mengalami kerugian akibat aksi pelaku.

"Tersangka berinisial SAP (30), pria asal Pemalang, berhasil diamankan polisi setelah dilakukan penyelidikan," katanya.

Menurut Kompol Prabawati dari hasil interogasi, terungkap pelaku tidak memiliki akun resmi ojek online dan hanya berpura-pura menggunakan atribut untuk mencari penumpang secara manual.

Dia menjelaskan kronologis kejadian bermula saat korban memesan ojek online di kawasan Pasar Desa Tegal Harum.

Pelaku yang mengenakan atribut ojek online kemudian datang dan mengantar korban ke tujuan di Jalan Pulau Galang.

Setibanya di lokasi, korban yang tidak memiliki uang kecil berniat melakukan pembayaran non-tunai.

Pelaku kemudian menawarkan bantuan dengan alasan akan mengunduhkan aplikasi pembayaran di ponsel korban.

Namun saat korban lengah, pelaku langsung membawa kabur ponsel milik korban.

Korban sempat berteriak, namun pelaku tidak menghiraukannya dan melarikan diri dari lokasi kejadian.

Aksi pencurian tersebut pun terekam kamera CCTV di sekitar lokasi dan viral di media sosial.

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit ponsel merek Infinix dengan total kerugian sekitar Rp1,2 juta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Potongan 8% kaga ada bedanya, malah makin parah ...
    Pak presiden yg terhormat tolong cek ricek hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...

The Brink of War: Teror Psikologis Menjelang Kiamat Nuklir Dunia

4 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
The Brink of War: Teror Psi...
Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.